[BENAR] Imigrasi Kota Semarang Tangkap 40 WNA Pelaku Kejahatan
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
“Penangkapan 40 WNA ini tidak ada kaitannya dengan hasil pemungutan suara Pilpres 2019, tidak ada barang bukti yang ditemukan yang mengarah atau menjurus kepada hasil pemungutan suara Pilpres 2019.” ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji mengatakan 40 WNA tersebut merupakan pelaku kejahatan penipuan yang menggunakan telepon untuk melakukan aksinya, sasaran korban penipuan adalah WNA yang berada di Taiwan ataupun China yang memiliki permasalahan hukum. Dari 40 WNA tersebut 6 diantaranya wanita dan 34 laki-laki dengan usia sekitar 25 sampai 30 tahun. Sebelas diantara 40 WNA tersebut merupakan DPO (Daftar Pencarian Orang) dari Interpol Taiwan.
“Penangkapan 40 WNA ini tidak ada kaitannya dengan hasil pemungutan suara Pilpres 2019, tidak ada barang bukti yang ditemukan yang mengarah atau menjurus kepada hasil pemungutan suara Pilpres 2019.” ungkap Kapolrestabes.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[DISINFORMASI] Petugas Imigrasi menggerebek Rumah Puri Anjasmoro Semarang dan mendapati WNA China tanpa izin sejumlah 40 orang.
[BERITA] “Bareskrim tangkap pelaku ujaran kebencian melalui Facebook”
https://goo.gl/8fiVG4 “Bareskrim tangkap pelaku ujaran kebencian melalui Facebook Selasa, 20 Februari 2018 17:57 WIB Bareskrim (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi) Jakarta (ANTARA News) – Satgas Siber Patrol Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap…
[BENAR] “Wali kota Semarang Bantah Ada Kelurahan yang Masuk Zona Merah Difteri di Daerahnya”
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi atau Hendi sapaan akrabnya, membantah kabar yang mengatakan Kelurahan Genuksari masuk sebagai zona merah difteri dan adanya himbauan untuk menggunakan masker ketika melewati Jalan Dong Biru. “Itu hoaks!