[BENAR] Klarifikasi Gubernur DKI Jakarta Terkait Wacana Penghapusan Koridor 1 Transjakarta
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memastikan Koridor 1 Transjakarta dengan rute Blok M-Kota tidak akan dihapus meski MRT Bundaran HI-Lebak Bulus telah beroperasi Maret 2019 mendatang. Menurut Anies, meski rute kedua transportasi itu bersinggungan, tak berarti salah satu harus dikorbankan untuk dihapus. “Tidak ada rencana hapus-hapusan koridor hari ini,” kata Anies.
Terkait adanya wacana penghapusan Koridor 1 Transjakarta, Gubernur DKI Anies Baswedan memberikan klarifikasi. Dilansir dari detik.com, tempo.co, merdeka.com, kricom.id, dan breakingnews.co.id, Anies memastikan Koridor 1 Transjakarta dengan rute Blok M-Kota tidak akan dihapus meski MRT Bundaran HI-Lebak Bulus telah beroperasi Maret 2019 mendatang.
“Tidak ada rencana hapus-hapusan koridor hari ini,” kata Anies.
Ia berpendapat, meski kedua rute transportasi itu bersinggungan, tak berarti salah satu harus dikorbankan untuk dihapus. “Di masa-masa awal (MRT), justru jangan ada penggeseran rute ketika MRT baru mau mulai, karena itulah justru masanya di mana kita mulai mengintegrasikan karena yang penting adalah antar-moda itu tersambungkan,” ungkapnya.
Anies juga mengatakan, moda transportasi milik DKI Jakarta, baik Transjakarta atau MRT, tidak boleh hanya memikirkan moda transportasi masing-masing. Sebab, ke depan semua transportasi masal milik DKI Jakarta akan diintegrasikan lewat Jak Lingko.
“Yang penting MRT, BRT, TJ, kemudian bis sedang bis kecil, itu semua dibangun rutenya dengan membayangkan orang bisa pindah satu sama lain. Jangan sampai kita membangun halte jauh dari tempat turunnya MRT,” ujar Mantan Mendikbud tersebut.
Justru, menurut Anies, jalur Koridor 1 Transjakarta yang berhimpitan dengan jalur MRT fase 1 dapat menjadi contoh integrasi antar moda yang dapat memudahkan masyarakat untuk berpindah moda transportasi.
“Koridor 1 Transjakarta yang ada MRT-nya justru harus jadi contoh integrasi. Misal kalau turun di situ, bisa langsung pindah. Misalnya, naik MRT dari Lebak Bulus, turun Dukuh Atas, kemudian pindah ke Transjakarta yang dari Dukuh Atas. Jadi, yang seperti itu (integrasi antarmoda transportasi umum massal) yang akan dibangun bersama-sama,” pungkas Anies.
Sources and references
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- 6
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[HOAX] “Anies – Sandi Gratiskan TransJakarta untuk Reuni Akbar 212”
“Namun isu tersebut telah dibantah oleh Humas PT. Transjakarta, Wibowo. Ia menjelaskan tidak ada informasi seperti itu atau hoax. “Dipastikan tidak ada informasi bahwa disediakan bus gratis dari Transjakarta pada 2 Desember 2017,” kata Bowo, Kamis (30/11).”
[BENAR] Klarifikasi Kepolisian Terkait Aturan Kendaraan Bermotor yang STNK Mati Selama 2 tahun Menjadi Bodong
Kakorlantas Polri, Irjen Refdi Andri menyatakan aturan penghapusan data registrasi kendaraan yang STNK nya mati 2 tahun akan dihapus datanya dari database Samsat alias bodong, waktu pemberlakuannya belum ditentukan.
[BENAR] “Transjakarta Bantah Kini PNS DKI Jakarta Mesti Bayar”
Kepala Humas PT Transportasi Jakarta, Wibowo membantah informasi yang mengatakan bahwa PNS DKI Jakarta tidak lagi gratis menaiki Bus Transjakarta atau mesti bayar. “Tidak ada perubahan, masih gratis,” ujarnya, Kamis (30/8).
[KLARIFIKASI] “PT. TransJakarta Buka Info Lowongan Kerja”
“Staf Humas TransJakarta, Wibowo menyatakan informasi di atas tidak benar adanya. “Informasi itu tidak benar,” katanya, Kamis (23/11).