✓CredibleVerifiedIndonesian

[BENAR] “Lippo Group Tetap Gaji Para Marketing Meikarta dan Menjaga Invenstornya”

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 2 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

The claim

1. “Enggak bener lah. Viral begitu banyak. Itu kita sangat menyesalkan viral begitu, tapi kita enggak ada lah. Mana ada. Kalau seseorang punya hal digaji tapi enggak digaji itu kan sesuatu masalah besar. Enggak bener secara prinsip. Nggak benar begitu,” ujar CEO Lippo Group James Riady, Rabu (21/3).

2. “Enggak ada, Lippo enggak mungkin lepas begitu saja nggak mungkin dong inisiatif besar,” kata James Riady, Rabu (21/3).

Rated Credible by TurnBackHoax (MAFINDO).

What the fact-checkers found

CEO Lippo Group, James Riady membantah kabar yang beredar di Whatsapp dan media sosial yang mengatakan para marketing Meikarta terancam tak digaji mulai Februari 2018, kemudian dipaksa membeli unit apartemen untuk menutupi target penjualan dan terancam ditinggal investor. Menurut James pihaknya mengharapkan penjualan yang tengah tercapai hingga 80 ribu unit.

Narasi di atas adalah bantahan dari CEO Lippo Group, James Riady atas kabar yang mengatakan para marketing Meikarta terancam tidak digaji mulai Februari 2018. Ancaman ini ada dikarenakan tidak memenuhi target penjualan.

“Enggak bener lah. Viral begitu banyak. Itu kita sangat menyesalkan viral begitu, tapi kita enggak ada lah. Mana ada. Kalau seseorang punya hal digaji tapi enggak digaji itu kan sesuatu masalah besar. Enggak bener secara prinsip. Nggak benar begitu,” ujar CEO Lippo Group James Riady, Rabu (21/3).

Selain tidak digaji, diisukan juga, proyek Meikarta akan ditinggalkan oleh para investornya, seperti investor dari China. Namun, isu itu kembali dibantah James dengan menyatakan komitmen Lippo Group untuk menjaga para investornya yang telah masuk.

“Enggak ada, Lippo enggak mungkin lepas begitu saja nggak mungkin dong inisiatif besar,” imbuh James.

Terkait tudingan adanya penjualan unit palsu Meikarta atau pemaksaan pembelian unit Meikarta terhadap para marketingnya, James pun kembali membantah dengan menjaga target penjualan yang tengah tercapai.

“Untuk target penjualan tahun ini bisa menjual 80 ribu unit. Saya kira harapkan itu. Tahun lalu, penjualannya 140 ribu unit, ternyata proses KPA, proses lain sebagainya. Kan orang di kota sulit waktunya untuk mengurusi itu. Sampai saat ini sudah 60 ribu yang administrasi selesai,” pungkas James.

Where it circulated

Media Daring

Sources and references

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message