[BERITA] Mahasiswa UnSri meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai tiga apartemen Unsri
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) asal Jambi, Irfan Maulana Amrullah, menghembuskan nafas terakhir, Senin (23/9/2019) di RS Moeh Husin, Palembang. Mahasiswa tersebut terjatuh dari lantai tiga apartemen Unsri dan meninggal sekitar pukul 19.00 WIB setelah berjuang dari keadaan koma.
Kategori; BERITA
Sempat beredar isu tentang meninggalnya seorang mahasiswa Universitas Sriwijaya yang dikait-kaitkan dengan aksi demo yang terjadi kemarin.
Postingan dari akun Mikhail Raffasya ( fb.com/Raffasya.2019 ) misalnya, dibagikan oleh beberapa akun lain yang mengaitkan wafatnya mahasiswa tersebut dengan aksi demo (Tangkapan layar terlampir)
Irfan Maulana Amrullah salah satu mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) asal Provinsi Jambi, jatuh dari lantai 3 Apartemen Putra Mahasiswa Unsri di Kompleks Apartemen Kampus Unsri Indralaya, Sabtu (14/9/19) siang.
Dikutip dari laman sripoku.com, Irfan awalnya hendak mengambil pakaian yang sedang dijemur di jendela Apartemen tersebut. Untuk mengambil pakaian itu, ia menginjak canopy yang menjadi injakan di lantai 3 tersebut. Namun penyangga canopy tersebut rupanya sudah rapuh.
Seketika itu Mahasiswa Semester 1 Fakultas MIPA Unsri Jurusan Kelautan itu pun terjatuh hingga ke tanah. Mahasiswa yang melihat peristiwa tersebut segera melarikannya ke rumah sakit.
Irfan mengalami kritis, karena kepalanya jatuh menghantam tanah terlebih dahulu.
Irfan yang merupakan siswa SMA Titian Teras angkatan 2016 tersebut terjatuh dari lantai tiga apartemen Unsri tersebut meninggal sekitar pukul 19.00 WIB setelah berjuang dari keadaan koma.
“Meninggal jam 19.00 WIB tadi. Almarhum kini sedang dikafani dan disalatkan sanak saudara dan kawannya dari Himaja dan mahasiswa Unsri,” kata Nuraidil, orangtua siswa Titian Teras yang datang ke RS melalui pesan WA.
Jenazah dimandikan dan disalatkan di rumah sakit, dan dikabarkan akan dibawa dengan ambulans ke rumah duka di Sungai Duren, Jambi.
Terkait aksi demo pada tanggal 24 September 2019 di Palembang, Polisi dan BEM Universitas Sriwijaya (Unsri) sudah menyatakan bahwa tidak ada korban meninggal dunia dalam aksi demo tersebut.
Where it circulated
https://perma.cc/ZR44-HBFP (Arsip) – Sudah dibagikan 2059 kali saat tangkapan layar diambil.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Mahasiswa UnSri Palembang meninggal dunia dalam aksi hari ini
Polisi dan BEM Universitas Sriwijaya (Unsri) menyebut isu itu hoax. Menurut Kapolresta Palembang dan Presiden Mahasiswa Unsri, saat ini ada 28 mahasiswa yang dirawat ke Rumah Sakit RK Charitas karena terkena gas air mata.
[salah] siswi smp 3 puyung yang terjatuh saat melakukan aksi jumping motor, meninggal dunia
Anggota Unit Reskrim Polsek Pule, Brigadir Kepala Andik Setiawan menyatakan siswi SMP 3 Puyung yang terjatuh dari motor saat aksi jumping motor dengan kepala duluan, tidak meninggal dunia.
[HOAKS] Pelajar SMP Meninggal Dunia setelah Terjungkal dari Motor
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. KOMPAS.com – Sebuah video yang menunjukkan dua orang remaja perempuan berboncengan motor beredar di media sosial, pekan lalu.
[SALAH] Remaja Tewas Terjatuh dari Nebeng Mobil di RS Mitra Medika Pedan
Hasil periksa fakta Aisyah Adilah (Anggota Komisariat MAFINDO Institut Ilmu Sosial Ilmu Politik Jakarta) Klaim tersebut salah. Faktanya, peristiwa tersebut terjadi di Bekasi, Jawa Barat.