[DISINFORMASI] Ma’ruf Amin: Kalau Jokowi Mati Duluan, Saya Jadi Presidennya
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Telah beredar kabar bahwa KH. Ma’ruf Amin mengatakan bahwa Kalau Jokowi Mati Duluan, Saya Jadi Presidennya.
setelah ditelusuri Ma’ruf mengatakan jika kematian itu ada di tangan Allah SWT, bukan perihal usia.
“Lalu dibilang sebentar lagi saya mati. Lah, urusan mati mah bukan soal tua soal muda. Kalau saya mati duluan, ya ganti wakil (presiden)-nya. Tapi kalau Pak Jokowi yang mati duluan? Saya yang naik jadi presiden ‘kan?” gurau Ma’ruf, disambut tepuk tangan dari semua yang hadir.
“Soal tua, muda, dan mati itu urusan Allah. Siapa bilang saya muda? Enggak ada. Semua orang juga tahu, istrinya yang muda,” imbuhnya. Tak lupa, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu pun menegaskan jika semua kabar yang beredar adalah bohong. Maka, Ma’ruf berharap masyarakat tidak mudah tertipu ataupun terprovokasi.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[DISINFORMASI] "Jadikanlah yaa Allah Orang Disampingku ini Presiden, Inilah Presidennya Pak Prabowo,Jadikan"
Telah beredar postingan di facebok dan di media sosial dengan tulisan dan video mbah moen mendoakan prabowo subianto untuk menjadi presiden. Doa itu diucapkan saat joko widodo melakukan kunjungan ke pondok pesantren Al Anwar rembang jawa tengah jumat.
(DISINFORMASI) Indochina Penyebutan Untuk Negara Baru Indonesia-China
Istilah “Indochina” tersebut bukan berarti “Indonesia-China.” Istilah itu mengacu kepada negara-negara yang berada di semenanjung Indo-China, yakni sebelah timur India dan Selatan Tiongkok/China. Istilah itu digunakan pada abad ke 19.
[BENAR] “Jokowi dituduh Jual Belikan Undangan Pernikahan Kahiyang-Bobby, Istana Angkat Bicara”
Juru Bicara Presiden, Johan Budi: “Tentu saja tidak benar undangan diperjualbelikan,”.
[SALAH] "Jokowi hari ini tolak di suntik vaksin Covid-19 duluan"
Faktanya, pada Rabu (16/12/2020) Presiden Joko Widodo menegaskan, ia akan menjadi orang pertama yang diberi vaksin Covid-19. Menurutnya, hal ini untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksin virus corona aman digunakan.