[DISINFORMASI] Menteri BUMN Rini Soemarno Melarang Pegawainya Berhijab
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Beredar postingan di media sosial facebook perihal Rini selaku Menteri BUMN melarang para pegawainya untuk berjilbab.
Kabar tersebut berawal dari foto kertas dan kertas itu ternyata sebagai juklak penilaian tes masuk BUMN yang terdapat tulisan “jilbab batas leher”. namun foto kertas tersebut diedit dan ditambahkan garis dan tulisan “larangan jilbab syari” pada unggahan akun twitter atas nama Dwi Estiningsih (@estiningsihdwi). Yang jelas, Rini Soemarno tak pernah mengeluarkan kebijakan pelarangan penggunaan jilbab di kementeriannya. Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Imam A Putro angkat bicara soal kabar Menteri Rini Soemarno melarang pegawainya mengenakan jilbab panjang, berjenggot dan bercelana gantung.
Menurut Imam, kabar tersebut terlalu berlebihan. Sebab kata Imam saat ini masih banyak pegawainya, khususnya perempuan yang menggunakan hijab. Imam menambahkan, kalaupun benar ada larangan itu pasti sudah ada surat edaran resmi dari Kementerian BUMN, yang juga bakal dipublikasikan di website resmi kementerian dan semua dapat melihat itu,” tandasnya. Jakarta, Kamis (18/12). (chi/jpnn).
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Menteri BUMN Rini Soemarno Melarang Pegawainya Berhijab
Foto: Industry.co.id Sebuah postingan di media sosial Facebook dengan nama akun Ummy Hafidz menyebarkan kembali uanggahan yang sempat viral tahun 2014 lalu perihal Rini Soemarno Selaku Meneteri BUMN melarang para pegawainya untuk berhijab.
[salah] video percakapan “bagi-bagi jatah” menteri bumn rini soemarno bersama dirut pln sofyan basri
Sekretaris Jenderal FSP BUMN Tri Sasono mengatakan rekaman yang terpotong ini sengaja dimodifikasi untuk mendiskreditkan menteri BUMN seakan-akan ada bagi-bagi fee.