[DISINFORMASI] Pegawai PLN Mendukung Salah Satu Paslon Lewat Gestur Tangan Salam 2 Jari Ketika Sedang Bekerja
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Akun media sosial Facebook menyebarkan foto dari para pegawai PLN yang melakukan gestur menyerupai Salam 2 Jari yang saat ini dikenal sebagai gestur dari pasangan capres tertentu. Pada caption yang mengiringi foto tersebut, dinarasikan bahwa pegawai PLN mendukung salah satu capres tertentu dengan kampanye pada waktu kerja. Akun ini juga menyebut pegawai ini tidak punya malu dan etika, serta meminta PLN menelusuri kejadian ini.
Berdasarkan penelusuran, gestur tangan menyerupai huruf L sudah digunakan oleh PLN jauh sebelum pengundian nomor urut pilpres. Simbol L tersebut diasumsikan merupakan inisial dari listrik. Simbol ini di antaranya digunakan pada Hari Pelanggan Nasional pada 4 September 2018 lalu. PLN sendiri mengadakan beberapa program seperti Sapa Pelanggan sebagai apresiasi pelanggan serta untuk menjaga hubungan baik, serta Layanan Satu Pintu untuk semua pelanggan tegangan rendah (TR). LSP merupakan suatu aplikasi sistem layanan terintegrasi yang menggabungkan layanan permohonan penyambungan baru/tambah daya dan layanan permohonan Sertifikat Laik Operasi (SLO). Adapun, pengundian nomor urut paslon sendiri diadakan pada 21 September 2018 sehingga gestur menyerupai huruf L yang dilakukan pegawai PLN tersebut tidak dapat diasosiasikan dengan pasangan calon manapun.
Sources and references
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[KLARIFIKASI] Salam Dua Jari Susi Pudjiastuti di Acara Pandu Laut
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini. KOMPAS.com – Memasuki musim kampanye politik, sejumlah informasi beredar di media sosial terkait tokoh atau pejabat yang mendukung salah satu pasangan calon…
[SALAH] “Kok bebas acungkan 1 jari?”
Foto anggota Polres Lamongan dan Kepala BNPT yang disebarkan adalah peristiwa di 2017, tidak ada hubungannya dengan dukungan ke salah satu paslon seperti premis pelintiran yang dibangun oleh SUMBER. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
[KLARIFIKASI] Foto “Salam Dua Jari” Kapolda Sumut Paulus Waterpauw Bersama Ketua Relawan Djarot-Sihar
Menanggapi tuduhan tersebut, Paulus Waterpauw memberikan klarifikasinya. “Saya tegaskan Polda Sumut netral pada Pilkada 2018. Tidak ada satupun anggota yang berpihak terhadap salah satu pasangan calon,” ujarnya kepada wartawan, Senin (25/6) siang.
[DISINFORMASI] Salam Dua Jari Kapal Sudah Oleng Kapten
Telah beredar sebuah foto di media sosial Facebook yang menampilkan Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan dan Najwa Shihab yang menunjukkan salam dua jari (membentuk huruf L) dengan narasinya seakan akan mendukung salah satu calon presiden dan wakil presiden…