!MisleadingDisinformationIndonesian

[DISINFORMASI] Pembangunan Infrastruktur Pakai Dana BPJS

Fact-check by KominfoPublished 1 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

What the fact-checkers found

Telah beredar isu di media sosial yang menyebutkan bahwa penggunaan dana Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur di era kepemimpinan Presiden Jokowi. Dalam postingan tersebut dinarasikan dengan “dana darimana pak de.. bpjs aja ancur wong di oake dana nya buat infrastruktur so so’an keluarkan program, pake kartu lagi..#gagalpaham”.

Setelah ditelusuri, ditemukan fakta bahwa isu terkait penggunaan dana BPJS untuk infrastruktur adalah tidak benar. Hal tersebut dibantah oleh anggota Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni yang menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Beliau meminta masyarakat untuk cerdas mengkonsumsi informasi yang bertujuan memecah belah bangsa, terlebih menjelang Pemilu serentak 2019. Beliau juga menjelaskan, melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, pemerintah menggelontorkan dana sebesar 4.700 triliun rupiah untuk merealisasikan pembangunan insfratruktur tersebut. Dana tersebut diperoleh dari dana APBN. Selain itu, pembangunan infrastruktur juga menggunakan dana yang berasal dari kerja sama dengan investor asing dan utang luar negeri.

Berdasarkan temuan tersebut, maka dapat dipastikan bahwa isu terkait penggunaan dana BPJS dalam pembangunan infrastruktur adalah tidak benar.

Sources and references

Original source: kominfo.go.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →