[Fakta atau Hoaks] Benarkah anggaran militer Indonesia kecil seperti disampaikan Capres 02 Prabowo Subianto?
Archived here with a link to the original.
What the fact-checkers found
Dalam debat calon presiden di Hotel Shangrila, Sabtu 30 Maret 2019, calon presiden 02 Prabowo Subianto mengatakan di bidang pertahanan keamanan, Indonesia terlalu lemah karena anggarannya terlalu kecil.
Seknas FITRA menyatakan bahwa dari kajian atas anggaran fungsi pertahanan selama lima tahun (2015-2019), jumlahnya mencapai 8% dari total APBN. Sedangkan anggaran fungsi ketertiban keamanan dalam 5 tahun rata-rata mencapai 9% dari total APBN.
Pada 2019, anggaran Kementerian Pertahanan mencapai Rp 108,4 triliun dan menempati urutan kedua setelah Kementerian PUPR.
Bagaimana perbandingan anggaran militer Indonesia dengan negara lain? Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) membuat kajian pengeluaran militer untuk tahun 2012 [https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_negara_menurut_pengeluaran_militer.]
Negara dengan anggaran pertahanan nomor 1 adalah Amerika Serikat dengan 682,4 miliar dolar AS atau 4,4 % dari PDB. Urutan kedua adalah RRC dengan 166,1 miliar dolar AS atau 2,1% dari PDB. Urutan selanjutnya adalah Rusia, Inggris, Jepang, Prancis, Arab Saudi, India dan Jerman.
Uni E‏mirat Arab berada di urutan 17, Taiwan (20), Singapura di urutan 22 dengan 9,7 miliar dolar AS (3,6%PDB). Sementara Indonesia ada di urutan ke 28 dengan 6,8 miliar dolar AS atau 0,7% PDB.
Kesimpulan:
Berdasarkan perbandingan pengeluaran anggaran militer Indonesia dan negara lain, maka Indonesia berada di urutan 28, lebih sedikit dibandingkan sejumlah negara lain di Asia, seperti Singapura, Arab Saudi, Taiwan.
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →Prabowo Bilang Gaji Gubernur Kecil Cuma Rp 8 Juta, Ini Aslinya
Gaji gubernur, wakil gubernur, dan kepala daerah diatur dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Keputusan Presiden Nomor 168 Tahun 2000 tentang Tunjangan Jabatan bagi Pejabat Negara Tertentu.
Lahan Hutan Prabowo Ratusan Ribu Hektare
Prabowo di akhir debat mengakui soal kepemilikan lahan ini. Namun ia memastikan lahan tersebut berupa Hak Guna Usaha alias HGU, yang sewaktu-waktu bisa dikembalikannya ke negara. Berapa banyak luasnya ia tidak sebutkan.
Benarkah Kapal Patroli Indonesia Dikejar Tentara Malaysia?
Dijelaskan bahwa sebuah kapal patroli milik Indonesia dicegat oleh kapal maritim Malaysia saat sedang berlayar di Perairan Belawan. Kapal Hiu 08 (milik Indonesia) sebelumnya menangkap dua kapal ilegal asal Malaysia yang kedapatan masuk wilayah Indonesia.
Jokowi Sebut Impor Beras Indonesia Sejak 2014 Turun, Benarkah?
Hasil penelusuran menemukan antara lain data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Salah satu data terbaru terkait itu yang bisa ditemukan di situs BPS, memuat tabel impor beras di rentang tahun 2000-2017.