[Fakta atau Hoax] Benarkah Caleg PDIP ini mengajak perang karena menggunakan sajadah untuk joget?
Archived here with a link to the original.
What the fact-checkers found
Informasi mengenai Caleg PDIP Doddy Akhmadsyah Matondang yang berjoget menggunakan sajadah menjadi viral di media sosial. Informasi itu diunggah oleh Aidil Umar Nasution di Facebook sejak 18 Februari 2019.
Unggahan itu memuat tiga foto yakni foto seorang warga dan polisi membentangkan dua sajadah, foto tangkapan layar media online, serta foto caleg PDIP Doddy Akhmadsyah Matondang.
Akun Facebook Aidil Umar Nasution mengunggah informasi mengenai Caleg PDIP Doddy Akhmadsyah Matondang yang berjoget di atas sajadah.
Akun Aidil menuliskan narasi untuk unggahannya:
“Lihatlah betapa mereka dgn Terang benderang mengajak perang.?Joget-joget Umbar aurat di Depan musholla dan menggunakan sajadah seperti keset kaki untuk kemudian di bergoyang dipanggung.
#TenggelamkanPDIP #TolakPartaiPendukungPenistaAgama?#TolakPemimpinDariPDIP #2019PresidenBaru”
Hingga 25 Februari 2019, sesuai data dari Facebook, unggahan itu telah dibagikan 50,9 ribu kali.
Unggahan di Facebook itu bermula dari viralnya video berdurasi 57 detik tentang kegiatan senam yang digelar Doddy bersama sejumlah instruktur perempuan di depan Musala Nurul Iman, Cengkareng Timur, 17 Februari 2019.
Video itu viral karena sejumlah warganet menilai anggota legislatif (caleg) DPRD DKI Jakarta dari PDI Perjuangan itu menggunakan sajadah untuk bersenam.
Melalui akun Instagramnya, @doddyakhmadsyah, Doddy telah meminta maaf. Ia mengatakan bahwa alas yang dipakai senam itu adalah karpet musala yang tidak dipakai lagi. Hal itu, kata dia, juga diperkuat dengan klarifikasi dari tokoh masyarakat, panitia acara dan pengurus musala.
Meski begitu, ia tetap mengakui karena tak teliti dan berjanji akan berhati-hati ke depannya.
“Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas kekhilafan saya, demi Allah saya tidak sengaja dan tidak sadar atas apa yang saya lakukan di video senam yg viral dlm bbrp hari ini,” tulis Doddy di Instagram.
Kepolisian setempat telah memeriksa kasus ini. Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri, menjelaskan tidak ada unsur pidana berdasarkan gelar perkara yang dilakukan oleh polisi.
Menurut Khoiri, musala di dekat lokasi Doddy senam sedang direnovasi. Sebagian karpet yang sudah rusak, lalu dipotong-potong menjadi kecil karena tidak layak digunakan.
“Itu kan ada karpet panjang sudah rusak, musalanya sedang direnovasi, dipotong dan digunakan untuk alas kaki, ganjal kaca dan ada saat itu memang ada kegiatan senam dipakai di atas panggung. Udah itu aja,” katanya dikutip dari Liputan6.com.
Khori mengatakan, bahwa Doddy kemudian senam di atas panggung tersebut dan aksinya direkam oleh sebagian warga yang ada di sana.
“Intinya dari ketua musala, bahwa karpet ini sudah tidak dipakai,” kata Kompol Khoiri, dikutip dari detik.com.
Kesimpulan:
Dari pemeriksaan fakta tersebut, bisa disimpulkan, bahwa informasi yang disebarkan oleh akun Aidil Umar Nasution adalah sesat. Sebab ia menggunakan foto yang benar tapi salah menyimpulkan peristiwa tersebut.
Ika Ningtyas
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[BENAR] Caleg PDIP Minta Maaf atas Viral Senam di Atas Sajadah
Kapolsek Cengkareng, Kompol Khoiri, mengatakan, pihaknya telah menyelidiki kasus itu. Meski demikian, dari hasil penyidikan sementara, pihaknya tidak menemukan adanya pelanggaran.
[SALAH] GP Ansor Kota Pekalongan Mengajak Jangan Pilih Caleg Nonmuslim di Dapil X Jateng
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Pekalongan, Muhammad Sodik menyatakan mengutuk keras pihak yang dengan sengaja membuat dan menyebarkan selebaran berisi informasi bohong tersebut.
[salah] selebaran ‘kupon bazaar beras murah’ bergambar wajah charles honoris dari kader pdip perjuangan
Charles Honoris pun berniat akan melaporkan akun yang dinilai telah memfitnah dirinya. Ini setelah beberapa foto kegiatan dan kupon bahan pokok di kawasan Monas bergambarkan foto Charles Honoris beredar di media sosial. Charles pun merasa difitnah.
[Fakta atau Hoax] Benarkah Gerindra Paling Banyak Caleg Eks-Koruptor?
Calon presiden nomor urut satu, Joko Widodo, mengatakan, bahwa sesuai data ICW, Partai Gerindra paling banyak memiliki caleg eks- koruptor. Yakni sebanyak enam caleg eks-narapidana korupsi. “Kita tahu korupsi adalah kejahatan luar biasa.