[HOAKS] Bahaya Nge-Charge Smartphone Menggunakan Laptop!
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Telah beredar informasi yang menuliskan bahwa mencharge smartphone menggunakan laptop akan dapat membuat smartphone rusak.
Faktanya, Secara standar, USB mengeluarkan daya 5 volt, tetapi arus yang dikeluarkan masing-masing perangkat USB berbeda-beda. Umumnya charger smartphone yang menggunakan USB mengeluarkan arus 0,8 Ampere – 2 Ampere. Sedangkan pada USB laptop atau komputer hanya sekitar 0,5 Ampere saja. Dengan arus yang lebih kecil, waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai smartphone akan lebih lama jika kita colokkan ke port USB di laptop, dibandingkan dengan ke chargernya langsung.
Apakah merusak? Sebenarnya tidak. Hanya saja memang port USB di laptop atau komputer, dihubungkan ke smartphone lebih ditujukan untuk koneksi data atau sinkronisasi, bukan standar charging. Demikian pula Powerbank, dibuat bukan sebagai charger utama, tetapi lebih untuk keperluan darurat ketika smartphone kehabisan daya di jalan. Seringkali jika kita menghubungkan smartphone ke powerbank atau ke port USB komputer, tidak lama menempel terus sampai baterai penuh. Terkadang baru terisi setengah sudah dicabut. Jika dibiarkan terlalu sering, bisa berpengaruh terhadap umur baterai. Pabrikan menyarankan setidaknya 1 minggu sekali smartphone di-charge menggunakan chargernya sampai benar-benar penuh.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →WhatsApp ‘Logo Will Turn Blue’ Hoax
The message is a hoax and should not be reposted. WhatsApp has not announced any plans to start charging users to send messages. The message is just one more incarnation in a long line of absurd hoaxes that have falsely claimed that a particular company or…
[HOAX] “Seorang Pria di Dander Bojonegoro Meninggal Akibat Menggunakan HP”
“Kejadian sebenarnya bukan di Bojonegoro tetapi di India: “Tiga tewas, ratusan luka-luka. Diterbitkan 14 Oktober 2015 pada dimensi 720 × 477 di The Panjab Polisi Telah Digunakan Beban Bambu, Air Cannon Dan Hidup Amunisi Terhadap Damai Memprotes Sikh Dalam…
(HOAX) Pria Bojonegoro meninggal karena mendengar musik dari HP nya sambil tidur & korslet.
Foto yang disematkan tidak ada kaitannya dengan isi narasi pesan tersebut. Foto yang digunakan ialah foto kejadian kekerasan terhadap demostran Sikh di Punjab, India. Berikut linknya: http://www.jantakareporter.com/india/faridkot/21917/