[HOAKS] Begal Pura-pura Jadi Pocong
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Belakangan muncul informasi di media sosial begal pura-pura jadi pocong. Pesan itu dilengkapi foto pocong yang melintang di tengah jalan yang gelap.
Setelah ditelusuri, tidak jelas keberadaan pocong tersebut. Ada netizen yang menyebut kejadian itu terjadi di Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah. Namun informasinya tidak detail. Terkait informasi tersebut, detikcom menghubungi Polres Grobogan. Polres mengaku sudah mengecek ke Polsek-polsek. Ternyata tidak ada begal pura-pura pocong. Ada juga yang menyebut begal pura-pura menjadi pocong di jalan Solo-Yogya. Lagi, lokasinya tidak detail.
Beberapa netizen mengatakan, mustahil terjadi di jalan Solo-Yogya karena jalur tersebut sangat ramai, detik.com menghubungi Polres Klaten. Kapolres Klaten AKBP Faizal memastikan, tidak ada kejadian tersebut di wilayahnya. Pada Juni 2016 lalu memang ada orang yang berpura-pura jadi pocong di Kalijati Subang, tapi hanya iseng untuk menakut-nakuti warga. Dia bukan komplotan begal.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[HOAX] Begal Pocong 2017
hoax yang sudah pernah beredar dan terbongkar (debunked) tahun lalu, perbedaan dengan versi tahun lalu adalah lokasinya, “Kasat Reskrim Grobogan Sebut Kabar Begal yang Menyaru Jadi Pocong di Wilayahnya, Hoax Kamis, 8 September 2016 14:18 Laporan Wartawan…
[KLARIFIKASI] Polisi: Modus Pocong ‘Begal’ Hoax
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M Iqbal menegaskan dari pengecekan Unit Reskrim Polsek Rungkut juga tidak menemukan adanya laporan korban pocong begal di kawasan Wonorejo. “Boneka yang dikemas pocong itu sebenarnya untuk edukasi.
[HOAKS] Video Viral Seseorang Jadi Korban Begal di Jakarta Utara
[DISINFORMASI] Pembegalan di Simpang Sei Sikambing, Medan
Kabar telah terjadi pembegalan di daerah Simpang Sei Sikambing, Medan yang menyebar melalui media sosial dan media pesan Whatsapp adalah informasi yang keliru. Sebab, menurut Polrestabes Medan, kejadian yang sebenarnya terjadi ialah kecelakaan lalu lintas.