[HOAKS] Exit Poll Luar Negeri di Beberapa Negara Prabowo-Sandi Menang
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Beredarnya informasi tentang hasil Exit Poll luar negeri di beberapa negara bahwa paslon capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi menang.
CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali menjelaskan tentang pengertian exit poll yang juga merupakan bagian dari survei. Kata dia, Exit poll berbeda dengan quick count dan real count. Ia mengatakan exit poll selalu dilakukan beberapa saat setelah pemilih telah menyalurkan pilihan politiknya di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sementara itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI bantah beredarnya hasil exit poll dari pemungutan suara pemilu 2019 di luar negeri. KPU menegaskan bahwa pihaknya hanya mengatur regulasi tersebut di pemilu dalam negeri. Selain itu, Komisioner KPU Hasyim Asy’ari menyatakan, metode penghitungan exit poll memiliki kelemahan jika dilakukan di luar negeri. Pasalnya, pencoblosan di luar negeri tidak semua dilakukan melalui TPS, tapi juga melalui pos dan kotak suara keliling (KSK).
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →Exit Poll Luar Negeri di Beberapa Negara Prabowo-Sandi Menang
CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali menjelaskan tentang pengertian exit poll yang juga merupakan bagian dari survei. Kata dia, Exit poll berbeda dengan quick count dan real count.
[Cek Fakta] Hoaks Hasil Exit Poll Pemilu Luar Negeri Beredar di Medsos
Warga memasukkan surat suara yang telah dicoblos saat mengikuti simulasi pemungutan dan pencoblosan surat suara Pemilu 2019 di Taman Suropati, Jakarta, Rabu (10/4).
[DISINFORMASI] Hasil Exit Poll Pemilu PKB Menang di Arab Saudi
[SALAH] Ribuan Suara Pemilih Prabowo Hangus Karena Kecurangan Pemilu di Turki
Isu telah terjadi kecurangan Pemilu di Turki terbukti tidak benar. Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan Di banyak negara, memang terjadi banyak antrean panjang para pemilih.