[HOAKS] Fakta Bukan Hoaks, Hasil Survei Terbaru Pilpres 2019 Versi Metro TV
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Beredar di media sosial Facebook dan Twitter mengenai hasil survei terbaru Pilpres 2019 yang dikeluarkan oleh Metro TV. Hasil survei tersebut menyatakan bahwa paslon 02 memiliki elektabilitas sebesar 56,1%, unggul dibandungkan paslon 01 dengan 37,7%. Sedangkan 12,2% memilih tidak tahu/tidak jawab. Pada hasil juga dituliskan bahwa hasil ini merupakan fakta dan bukan hoaks.
Namun melalui akun twitter officialnya, Metro TV menyatakan bahwa infografis tersebut tidaklah benar. Metro TV sendiri dengan tegas menyebutkan bahwa gambar mengenai elektabilitas pasangan capres-cawapres tersebut adalah informasi yang sengaja diubah angkanya. Metro TV sendiri juga menghimbau agar berhati-hati dengan informasi hoaks sebelum menyebarkannya.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[BENAR] “Indo Barometer Bantah Buat Hasil Survei Pilpres 2019 antara Jokowi dan Prabowo”
Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari menyatakan pihaknya tidak pernah membuat meme hasil survei Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 antara Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto di beberapa daerah.
Jokowi Kerahkan Lembaga Survei untuk Menangkan Hitung Cepat Pilpres
Di tengah munculnya hasil hitung cepat itu beredar kabar bahwa lembaga survei tersebut sengaja dikerahkan untuk memenangkan Jokowi Hal ini sebagaimana diunggah oleh akun twitter IreneViena pada 17 April 2019 Akun ini mengungggah gambar tangkapan layar berita…
[HOAKS] Hasil Survei Balitbang Kompas untuk Pilpres 2019
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. KOMPAS.com – Menjelang Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019, beredar beberapa pesan berbau politik, salah satunya pesan yang menginformasikan hasil survei Pilpres 2019.
[SALAH] Hasil Survei Litbang Kompas untuk Pilpres 2019 di Bandung
Manajer Department Penelitian Litbang Kompas, M Toto Suryaningtyas membantah bahwa Kompas membuat hasil survei Pilpres 2019.