[HOAKS] Gempa Susulan Berpotensi Tsunami di Wilayah Sulawesi
Archived here with a link to the original.
What the fact-checkers found
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.
KOMPAS.com – Pesan yang beredar melalui aplikasi percakapan WhatsApp mengenai gempa susulan bermagnitudo lebih dari 8.1 dan berpotensi tsunami dapat dipastikan hoaks.
Pesan tersebut menyebutkan jika informasi itu didapatkan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Pesan ancaman gempa dan tsunami ini mulai menyebar di Kota Palu dan daerah lain.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menegaskan informasi tersebut bohong.
Pesan bohong mengenai prediksi gempa dan tsunami ini beredar melalui pesan aplikasi WhatsApp.
Berikut bunyi pesannya:
Tolong hubungi mama mea dll yang dipalu…
Palu siaga 1..
Barusan temanku di BMKG habis periksa alat pendeteksi gempa yg dorang taro dilaut.. kalau gempa susulan akan ada.. lebih besar dari kemarin.. berkekuatan 8.1 keatas.. dan berpotensi tsunami yg lebih besar dari kemarin.
Sutopo menegaskan, informasi yang dapat meresahkan masyarakat tersebut adalah hoaks.
Melalui akun resmi Twitternya, @Sutopo_PN, ia mengimbau masyarakat untuk mengabaikan pesan itu.
“Ini hoax. Tidak ada satu pun negara di dunia dan iptek yang mampu memprediksi gempa secara pasti,” tulis Sutopo di akun twitternya.
Tanggapan BMKG
BMKG turut menanggapi terkait hoaks-hoaks yang muncul setelah bencana gempa dan tsunami menerjang daerah Sulawesi Tengah.
Salah satu berita bohong yang tersebar di masyarakat adalah informasi akan terjadi tsunami di daerah Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Melalui akun Twitter BMKG Sulsel, @BMKGSulsel, pihaknya menegaskan tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut.
Menanggapi isu terkait hoaks yang beredar di wilayah Sulawesi, BMKG Wilayah IV Makassar mengeluarkan surat resmi bernomor KP.015/616/KBW.IV/IX/2018.
Surat ini dikeluarkan di Makassar, Minggu (30/9/2018), bertanda tangan Plt Kepala Joharman, SH, MM.
Bunyi surat resmi tersebut antara lain:
Twitter/BMKGSulsel Surat BMKG Wilayah IV Makassar
Sehubungan dengan kejadian gempabumi terasa pada tanggal 28 September 2018 yang terjadi pada pukul 18:02:44 wita yang berpusat di 26 km utara Donggala Sulawesi Tengah dengan kekuatan M 7.4 SR, dan terkait dengan isu-isu prediksi kejadian gempabumi yang akan terjadi, maka BMKG Wilayah IV Makassar menegaskan bahwa gempabumi dapat terjadi setiap saat namun hingga saat ini belum ada teknologi yang mampu memprediksikan kapan gempabumi akan terjadi, bahkan sampai menentukan waktu kejadian gempabumi.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan waspada. Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak menanggapi isu-isu tidak bertanggung jawab terkait prediksi gempa.
Seperti diketahui, gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9/2018).
Gempa tersebut diikuti dengan gelombang tsunami yang menerjang daerah Palu, Mamuju, dan Donggala.
Gempa dan tsunami ini menyebabkan ratusan rumah hancur, fasilitas infrastruktur rusak parah, dan ratusan korban meninggal dunia.
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[salah] “terjadi gempa susulan yang berpotensi tsunami di madura”
Kepala Bagian Humas BMKG Hary Djatmiko menyatakan isu yang menginformasikan akan terjadi gempa susulan dan berpotensi tsunami di Madura pada Jumat (12/10) adalah tidak benar atau hoaks. “Informasi ini sudah dapat dipastikan hoaks.
Hoaks, Informasi Gempa 8.1 M dan Tsunami Susulan di Palu
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. KOMPAS.com – Pasca-bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda Donggala, Palu, dan sekitarnya pada Jumat (28/9/2018) lalu, beredar pesan berantai gempa susulan melalui aplikasi…
[SALAH] Dermaga Bemata Dajjal Hancur Diterpa Gempa Serta Tsunami di Palu dan Donggala
Debunk ini berisi Informasi yang viral di media sosial terkait desain dermaga yang diklaim mirip mata satu atau yang lebih dikenal dengan simbol dajjal.
[SALAH] SESAR BATUI DAN BALANTAK PICU GEMPA DAN TSUNAMI
Beredar sebuah informasi yang menyebut tentang ancman gempa besar dan tsunami di wilayah Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah, yang dipicu oleh aktivitas Sesar Batui dan Balantak.