[HOAKS] Gula Jawa Mengandung Formalin
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Beberapa hari belakangan media sosial dihebohkan dengan informasi mengenai gula jawa yang mengandung formalin.
Dalam informasi yang beredar dijelaskan bahwa ternyata gula jawa yang sehat itu adalah yang dirubung lalat dan semut, lembek dan mudah meleleh, karena gula jawa yang keras adalah gula jawa berformalin. Gula jawa yang tidak pakai pengawet itu harum.
Menanggapi beredarnya isu tersebut, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) melalui penelitiannya, seperti yang dikutip dari situs pom.go.id menyatakan tidak ditemukan gula jawa/gula aren/gula merah yang mengandung formalin dan sulfit.
BPOM juga menjelaskan pihaknya telah melakukan pengambilan sampel gula merah/gula aren serta melakukan pengujian laboratorium di seluruh Indonesia. Dengan begitu BPOM menghimbau produsen dan pelaku usaha untuk menggunakan bahan tambahan pangan sesuai dengan ketentuan, tidak melebihi batas maksimum dan sesuai dengan jenis pangan yang ditetapkan serta dilarang menggunakan bahan berbahaya dalam produk pangan.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[HOAX] Gula Jawa Mengandung Formalin
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui penelitiannya menyatakan tidak ditemukan gula jawa/gula aren/gula merah yang mengandung formalin dan sulfit.
[salah] surat edaran dinkes kota palopo terkait warung makan dengan makanan yang mengandung formalin dan boraks
Postingan surat edaran yang berisikan informasi beberapa warung makan dengan makanan yang mengandung formalin dan boraks mengatasnamakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palopo adalah informasi yang tak benar atau hoaks.