[HOAKS] Khofifah dan Ganjar Acungkan Jari Satu untuk Jokowi
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Salah seorang pengguna sosial media Facebook menunggah foto Khofifah Indar Parawangsa dan Ganjar Pranowo yang sedang mengacungkan satu jari dan diberi narasi Sama mengacungkan jempol!!! Cuma Anies yang terancam penjara!!! Hukum apa ini? Indonesia sekarang kenapa jadi macan Ompong begini????????
Setelah ditelusuri, foto Khofifah mengacungkan jari satu tersebut diambil dari media online tirto https://tirto.id/sepekan-sebelum-pilkada-jatim-fkms-laporkan-khofifah-ke-kpk-…. Foto itu bersumber dari LKBN Antara. Acara tersebut adalah bagian dari kampanye Khofifah sebagai calon gubernur Jawa Timur. Jari satu dalam foto tersebut karena Khofifiah saat pengundian nomor pasangan calon Pilgub Jatim mendapatkan nomor urut satu. Sama halnya dengan Khofifah Indar Parawangsa, Ganjar Pranowo dan pasangannya memperoleh nomor urut satu. Hal ini yang membuat mengapa Ganjar mengacungkan jari satu dalam fotonya. Foto Ganjar tersebut adalah dokumentasi yang diambil saat Ganjar berada di tengah kerumunan massa pendukungnya.
Kesimpulannya, Foto Khofifah dan Ganjar yang mengacungkan jari satu tidak berkaitan dengan dukungan untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, sebab foto itu diambil jauh sebelum pengambilan nomor urut Pemilihan Presiden yang baru dilakukan pada 22 September 2018.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Khofifah dan Ganjar Acungkan Jari Satu untuk Jokowi
Khofifah mengacungkan Jari satu dalam foto tersebut karena dia memang memperoleh nomor urut satu saat pengundian nomor pasangan calon Pilgub Jatim.
[Fakta atau Hoax] Benarkah Khofifah dan Ganjar Acungkan Jari Satu untuk Jokowi?
Jaringan Advokat Pengawal NKRI (Japri) melaporkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Badan Pengawas Pemilu RI. Anies dituding melakukan tindakan dugaan pelanggaran kampanye dalam Konferensi Nasional Gerindra di Sentul, Bogor, pada Senin, 17 Desember 2018.
[SALAH] “Kok bebas acungkan 1 jari?”
Foto anggota Polres Lamongan dan Kepala BNPT yang disebarkan adalah peristiwa di 2017, tidak ada hubungannya dengan dukungan ke salah satu paslon seperti premis pelintiran yang dibangun oleh SUMBER. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.