[HOAKS] Mahasiswa Papua Meninggal di Surabaya karena Dipukul Aparat TNI/Polri
Archived here with a link to the original.
Only the verdict of this fact-check is kept in our archive. The full explanation and sources are on Kompas.com.
nasional.kompas.com
Read the full fact-checkRelated fact-checks
Browse the archive →[BENAR] Penjelasan Polresta Surabaya dan Ketua Front Mahasiswa Nasional (FMN) Surabaya Terkait Informasi 2 Mahasiswa Non-Papua yang Hilang Pasca Penggerebekan
Humas Polda Jatim Frans Barung Mangenan mengatakan, kabar hilangnya Fachri dan Arifin itu tidak benar. “Enggak ada yang hilang. Itu bukan mahasiswa Papua, mereka Indonesia. Jawaban saya itu,” ujar Frans saat dihubungi Tirto, Minggu (2/12) sore.
[KLARIFIKASI] Polisi Sebut Foto Mahasiswa Papua di Surabaya Tewas Dipukuli Hoaks
Mabes Polri melalui akun media sosial Divisi Humas Polri memberikan klarifikasi. Menurut Polri, foto itu hoaks. “HOAX atau TIDAK BENAR,” tulis akun Divisi Humas Polri yang diunggah, Senin (19/8).
[SALAH] Bagi yang Berkeliaran Saat PSBB di Kota Bandung akan Dipukul Rotan oleh Aparat
Hasil Periksa Fakta Dimas Aryalasa Nugroho (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pancasila) Faktanya klaim video tersebut bukan di Kota Bandung Raya, tetapi di Sentani, Kabupaten Jayapura.
[FAKTA] Polri Benarkan Oknum Polisi Beri Miras ke Mahasiswa Papua
Berdasarkan penelusuran Kompas.com, salah seorang mahasiswa Papua, Miles menuturkan kronologi kejadian bermuka ketika dirinya sedang menyiapkan kebutuhan konsumsi bersama beberapa temannya di Asrama Papua, Jalan Cilaki, Kota Bandung, Kamis (22/8/2019).