[HOAKS] Pesan Panglima Gatot Nurmantyo Soal Rencana Cina Kuasai
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Sebuah pesan berantai yang mencatut nama Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo beredar luas melalui Whatsapp dan Facebook. Pesan berantai tersebut berkaitan dengan isu rencana Cina kuasai Indonesia. Pesan itu diawali dengan sebuah klaim bahwa Panglima Gatot Nurmantyo mengfatakan kalo pun kita harus melawan atau perang kita hanya bisa bertahan 3 hari saja. Indonesia sudah tidak bisa bayar hutang Ke China, makanya Asset negara banyak dijual. Melalui akun resmi media sosialnya (IG), Gatot Nurmantyo memberi klarifikasi dan menegaskan bahwa pesan berantai yang mengatasnamakan dirinya yang beredar di grup-grup aplikasi chatting Whats App (WA) adalah tidak benar atau kabar palsu (hoaks). Dalam postingan itu, ia juga meminta masyarakat untuk berhenti sebarkan pesan-pesan ujaran kebencian seperti yang tertera dalam pesan berantai itu.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Gatot Nurmantyo Dicopot sebagai Panglima TNI karena Gagalkan Penyelundupan Senjata dari Cina
Tidak ada sumber valid yang membuktikan pernyataan tersebut memang berasal dari Gatot Nurmantyo. Gatot Nurmayanto sendiri mengatakan pergantian Panglima TNI di penghujung 2017 itu merupakan hal yang wajar karena dia sudah menjabat panglima lebih dari 2 tahun.
[HOAX] Pembicaraan Aa Gym dengan Panglima TNI, Jendral Gatot Nurmantyo
Mengetahui informasi tersebut, Aa Gym membantahnya dengan menyatakan itu tidak benar. “Siapapun yang menyebar berita palsu, pasti diketahui oleh Alloh dan pasti ada balasannya, semoga segera tobat,” kata Aa Gym, Jumat (11/11/2016).
HOAX: Ceramah Panglima TNI Gatot Nurmantyo Pada Acara Maulid
Beredar broadcast melalui WhatsApp yang seakan merupakan isi ceramah oleh panglima TNI Gatot Nurmantyo.
HOAX: Gatot Nurmantyo Akan Menghabisi Oknum PKI Walaupun Joko Widodo Melarang Dan Berisiko Dipecat Sebagai Panglima TNI
Dua situs palsu (mencatut nama seakan-akan adalah media nasional yang sebenarnya) penyebar hoax kembali memposting artikel berita bohong sebagai berikut: