✕HoaxIndonesian

[HOAKS] Sri Mulyani Akan Beri Rp 1 Miliar bagi yang Bisa Sebutkan Kesalahan Jokowi

Fact-check by Kompas.comPublished 1 min read

Archived here with a link to the original.

What the fact-checkers found

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pernyataan yang menyebutkan bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani akan memberikan uang Rp 1 miliar kepada siapa saja yang mampu menunjukkan kesalahan Presiden Joko Widodo adalah hoaks.

Konfirmasi terkait hal ini disampaikan Kementerian Keuangan RI melalui Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Nufransa Wira Sakti, dan unggahan Twitter di akun resmi Kementerian Keuangan, @KemenkeuRI.

Di media sosial dan grup-grup percakapan Whatsapp beredar tangkapan layar bergambar Sri Mulyani dan pernyataan yang menyebutkan bahwa ia akan memberikan uang Rp 1 miliar bagi mereka yang disebut sebagai pembenci Jokowi jika bisa menyebutkan satu kesalahannya.

Mafindo Teks yang beredar melalui pesan Whatsapp terkait pernyataan Sri Mulyani.

Hasil penelusuran Kompas.com, isu tersebut sudah ramai disebarkan melalui Twitter sejak Mei 2017.

SRI MULYANI: Wahai Para Pembenci Jokowi, Kalian Sakit Jiwa! Tunjukkan Kesalahan Jokowi, 1 Kesalahan Saya Bayar 1 M https://t.co/G9yLthpJdi

— Yulius Widi Nugroho (@yusganas) May 8, 2017

Terdapat link Facebook yang menjadi rujukan, akan tetapi link tersebut saat ini tidak dapat diakses.

Konfirmasi Kementerian Keuangan

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Nufransa Wira Sakti menegaskan bahwa informasi itu hoaks.

Ia menyebutnya sebagai hoaks besar.

“Yang pasti berita tersebut sama sekali tidak benar dan hoax besar,” ujar Nufransa kepada Kompas.com, Kamis (23/8/2018).

Bantahan soal ini juga disampaikan melalui akun resmi Twitter Kementerian Keuangan.

Kembali beredar informasi yang tidak benar. Harap #temankeu berhati-hati dan tidak menjadikan berita bohong sebagai rujukan. #InfoKeu pic.twitter.com/Jb32kHGao8

— #UangKita (@KemenkeuRI) August 22, 2018

Original source: ekonomi.kompas.comOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →