[HOAKS] Teh Celup Mengandung Racun
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Di media sosial beredar kabar bahwa teh khususnya yang dijual dalam bentuk kantong celup berbahaya karena bisa jadi racun. Argumen tersebut muncul dengan dasar kemasan teh celup yang menggunakan bahan kertas.
Disebut juga terdapat kandungan klorin sebagai pemutih di dalam kantong berbahan kertas yang bisa ikut tercampur ketika teh diseduh terlalu lama.
Terkait hal tersebut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan klarifikasi.
Dalam pernyataan situsnya, BPOM menulis bahwa kabar tersebut tidak benar karena nyatanya klorin sama sekali tidak dilibatkan dalam membuat kantong teh.
Ketika suatu produk teh didaftarkan ke BPOM ada evaluasi penilaian pangan termasuk di dalamnya keamanan kemasan. Oleh karena itu seluruh produk yang telah memiliki izin bisa dengan aman dikonsumsi.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →Penjelasan BPOM terkait Berita tentang Kantong Teh Celup yang Mengandung Racun
–
[HOAKS] Bahaya Konsumsi Kepala Ikan Karena Mengandung Racun
Telah beredar sebuah postingan di sosial media facebook, postingan tersebut mencantumkan sebuah blog yang berisi tentang peringatan untuk orang-orang agar tidak mengkonsumsi kepala ikan karena terdapat racun Ciguatoksin.
[HOAKS] Teh Botol Sosro Mengandung Racun Hydroxylic Acid
Beredar isu di kalangan pengguna media sosial yang menyatakan bahwa Teh Botol Sosro mengandung zat berbahaya Hydroxylic Acid. Isu Tersebut telah dibantah oleh pihak Teh Botol Sosro.
[DISINFORMASI] Bahaya Memakan Kepala Ikan Karena Mengandung Racun Ciguatoksin
Belakangan ini banyak beredar disinformasi mengenai bahaya mengkonsumsi kepala ikan. Kabarnya, kepala ikan mengandung racun Ciguatoksin.