HOAX : Jokowi Berjanji Bahwa 2015 Tidak Ada Lagi Kebakaran Hutan
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Itu adalah harapan dan keinginan Jokowi
Besar kemungkinan tersebar hoax ini karena ada ketidaksesuaian judul berita dengan isi berita/kutipan narasumber. Parahnya, salah satu sumber yg bisa dijadikan sumber adalah dari metro TV d link berikut:
Jokowi : 2015 Tidak Ada Lagi Kebakaran Hutan Dan Lahan
http://m.metrotvnews.com/play/2015/01/22/348382
Judul memang dbuat seolah itu merupakan pernyataan (yg bisa ditafsir sbg janji), padahal isi berita dan videonya, tidak memuat sama sekali pernyataan tsb, krn dlm video hanya memuat gambaran aktivitas yg diisi oleh penjelasan presenter berita tanpa menanyangkan momen saat presiden memberikan pernyataan terkait.
Sebuah sumber lain yg saya cari dan mengutip pernyataan presiden d peristiwa yg sama, salah satunya adalah sbb (kalau ada sumber lain yg memuat kutipan presiden nanti bisa ditambahkan):
http://beritakalimantan.co/di-kalbar-tidak-ada-kebakaran-h…/
Untuk itu Presiden Jokowi menunggu hasil kerja semua pihak yang terlibat dalam menangani masalah kebakaran hutan di Kalbar, “jangan ada lagi kebakaran serta asap khususunya di wilayah Kalbar,” pungkasnya.
Where it circulated
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[DISINFORMASI] MA Telah Menetapkan Jokowi sebagai Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
[Fakta atau Hoaks] Benarkah MA Telah Menetapkan Jokowi sebagai Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan?
[DISINFORMASI] Divonis Melawan Hukum di Kasus Kebakaran Hutan, MA Pastikan Jokowi Gagal Dilantik Jadi Presiden
[Salah] Jokowi Klaim 3 Tahun Terakhir Tak Ada Kebakaran Hutan?
Pada Senin, 17 Desember 2018 terlihat kebakaran lahan di kalimantan Tengah dalam rilis foto oleh Dansubsatgar udara BPBD Kalteng. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menemukan 3.578 titik api yang tersebar di Pulau Sumatera dan Kalimantan sepanjang 1…