HOAX: Parasetamol Mengandung Virus
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Beredar di grup WhatsApp berita hoax dengan kata-kata seperti berikut:
‘PERINGATAN URGENT! Hati-hati untuk tidak menggunakan parasetamol yang datang ditulis P / 500. Ini adalah parasetamol baru, sangat putih dan mengkilap, mengandung “Machupo” virus, dianggap salah satu virus yang paling berbahaya di dunia. Dan dengan tingkat kematian yang tinggi. Silakan berbagi pesan ini, untuk semua orang dan keluarga. Dan menyelamatkan hidup dari mereka ….. saya sudah melakukan bagian saya, sekarang giliran Anda’
Badang Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menyatakan bahwa postingan berantai di grup WhatsApp itu adalah hoax sebagaimana disampaikan pada laman situs resmi BPOM sebagai berikut:
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →Penjelasan BPOM RI tentang Produk Obat Parasetamol yang Mengandung Virus Berbahaya
“PERINGATAN:Hati-hati untuk tidak mengambil Paracetamol yang datang ditulis P/500. Ini adalah Paracetamol baru, sangat putih dan mengkilap.
[HOAX] PARACETAMOL MENGANDUNG VIRUS MACHUPO
Klarifikasi resmi dari Badan POM RI : Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) melakukan evaluasi terhadap keamanan, khasiat, mutu, dan penandaan/label produk obat sebelum diedarkan (pre-market evaluation) dan secara rutin melakukan pengawasan terhadap…
[BENAR] “Parasetamol Tidak Mengandung Virus Machupo”
Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) DKI Jakarta, Dewi Prawitasari membantah isu lama yang meresahkan masyarakat terkait Parasetamol P-500 mengandung virus Machupo. “Tidak benar itu. Itu isu lama.