✕HoaxIndonesian

(HOAX) Status Keamanan Negara Siaga Satu Pasca Pilkada DKI Jakarta

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 1 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

The claim

Semalam beberapa teman ayah saya dari anggota Kostrad TNI ada menyambangi rumah kediaman ayah saya yang juga anggota kostrad TNI,saya pun ikut mengikuti pembicaraan mereka.

” Indonesia siaga 1,setelah pilkada nanti entah itu ahok menang atau pun kalah, tentara cina komunis dan sekutunya ingin melakukan makar berdarah diindonesia ingin mengambil alih kekuasaan indonesia dengan dalih mengamankan warga cina di indonesia dari teroris padahal sebenarnya mereka ingin mengambil kekuasaan diindonesia,tentara myanmar pun sedang menuju aceh untuk membalas atas warga budha yang dihukum cambuk diaceh,kekuatan TNI terpecah ada yang diaceh dan dijakarta,anak-anakn TNI pun diperintahkan menjaga pilkada dki.

Wisya apriani,komplek kostrad tanah kusir bintaro, jakarta-selatan.

Rated Hoax by TurnBackHoax (MAFINDO).

What the fact-checkers found

Beredarnya status dari akun Wisya Apriani Glautama memunculkan anggapan bahwa Pemerintah Indonesia akan menerapkan status siaga 1. Akan tetapi, status tersebut tidak dijelaskan apakah status keamanan tinggkat sipil ataupun militer. Menanggapi status tersebut, Pusat Penerangan TNI, melalui akun Fanpagenya menyatakan bahwa kabar tersebut hoax.

Memang bila ditelisik dari narasinya, klaim Wisya tidak terstruktur dan tidak memiliki narasumber yang jelas. Dengan begitu, keaslian klaim tersebut dipertanyakan. Dengan demikian, status tersebut masuk ke dalam kategori hoax.

Where it circulated

Sources and references

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message