✓CredibleClarificationIndonesian

Kementerian PANRB: Informasi Usulan Penghasilan Presiden Tidak Valid

Fact-check by Stophoax.idPublished 1 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

What the fact-checkers found

JPP, JAKARTA – Menyusul beredarnya informasi di media terkait usulan penghasilan Presiden yang nilainya mencapai Rp553 juta, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menegaskan bahwa informasi tersebut belum valid karena bersumber dari bahan paparan diskusi tahun lalu.

“Itu angka simulasi yang belum valid. (dari) Bahan rapat koordinasi RPP tentang Gaji dan Tunjangan yang dilaksanakan tahun lalu. Tepatnya bulan Februari 2017,” kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (10/3/2018).

Herman menjelaskan bahwa paparan tersebut antara lain berisi simulasi besaran penghasilan PNS dan Pejabat Negara. Jadi bukan hanya Presiden.

“Data yang ada dalam paparan adalah bahan diskusi yang masih membutuhkan pengkajian lebih lanjut. Bukan hanya berisi simulasi penghasilan Pejabat Negara, tetapi juga simulasi penghasilan PNS. Mohon tidak disalahpahami,” tambahnya.

Oleh karena itu, Herman mengimbau apabila ada data maupun informasi yang beredar terkait bidang pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi, diharapkan melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepadanya.

“Silahkan konfirmasi ke kami supaya duduk persoalannya jelas. Apalagi sekarang era keterbukaan informasi publik, kami berkewajiban memberikan pelayanan informasi yang baik,” pungkasnya. (prb)

Original source: stophoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →