[KLARIFIKASI] “Hoaks! Tak Ada Kapal Tiongkok ke Pulau Reklamasi”
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
“Judul artikel-artikel itu sebenarnya hanya tipuan. Tak ada tulisan apa pun di dalamnya.
Berdasar penelusuran di Google Image, ternyata foto tersebut merupakan armada Angkatan Laut Jepang.
Kapal paling depan tersebut bernama Kurama. Foto diambil ketika ada kegiatan kemaritiman di Jepang pada Oktober 2015.”
Where it circulated
(1) Post yang saya hapus karena tidak disunting.
(2) https://goo.gl/5gvh3E, “Bikin Heboh! Beredar Kabar Ada Kapal Perang China di Pulau Reklamasi, Siap-siap Menyerang Indonesia, Ternyata….”.
(3) https://goo.gl/QZ3UnR, “Hoaks! Tak Ada Kapal Tiongkok ke Pulau Reklamasi”.
https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/555256894806850/
Sources and references
- 1
, “Hoaks! Tak Ada Kapal Tiongkok ke Pulau Reklamasi
- 2
11 November 2017 13:08 WIB
- 3
Reklamasi. Foto: Indopos
- 4
jpnn.com, JAKARTA – Sentimen anti-Tionghoa yang membara selama perhelatan pilgub DKI Jakarta beberapa bulan lalu masih laris untuk dimanfaatkan menjadi bahan isu hoaks.
- 5
Berbekal blog gratisan, mereka menyebar informasi palsu untuk memicu disintegrasi bangsa.
- 6
Salah satu hoax itu disebarkan lewat blog liputan-harian-berita.blogspot.com.
- 7
Blog itu membuat beberapa artikel clickbait tentang isu reklamasi.
- 8
Di antaranya berjudul Kapal Perang Cina Mulai Berdatangan ke Pulau Reklamasi (di-posting 27 Oktober 2017).
- 9
Artikel lainnya, Ratusan Kapal Cina Mulai Berdatangan ke Pulau Indonesia, Cina Akan Serang Indonesia dalam Waktu Dekat (di-posting 28 Oktober 2017) dan Presiden Cina Perintahkan Militernya untuk Habibi Indonesia (di-posting 27 Oktober 2017, mungkin maksud kata Habibi adalah Habisi).
- 10
Judul artikel-artikel itu sebenarnya hanya tipuan. Tak ada tulisan apa pun di dalamnya.
- 11
Pembuat artikel-artikel itu, sepertinya, sengaja membidik netizen tipe sumbu pendek.
- 12
Cirinya, enggan membaca berita secara utuh serta mudah terhasut hanya dengan membaca sebuah judul tulisan.
- 13
Karena itu, judul artikel-artikel tersebut sengaja dibuat hanya untuk di-share ke media sosial.
- 14
Salah satu tukang share artikel-artikel di atas adalah akun Facebook Ustadz Abdul Somad
- 15
- 16
Tampaknya, itu hanyalah akun palsu yang mencomot nama orang. Sebab, isi fanpage tersebut seperti kebanyakan ulah peternak akun Facebook. Hanya minta like, komen, dan share.
- 17
Yang lucu lagi dari artikel-artikel hoax itu adalah foto pelengkap yang digunakan.
- 18
Mereka mengunggah foto yang menggambarkan deretan kapal perang sedang berlayar.
- 19
Berdasar penelusuran di Google Image, ternyata foto tersebut merupakan armada Angkatan Laut Jepang.
- 20
Kapal paling depan tersebut bernama Kurama. Foto diambil ketika ada kegiatan kemaritiman di Jepang pada Oktober 2015. (gun/eko/c10/fat/jpnn)”
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →(DISINFORMASI) Nama Jalan Di Pulau Reklamasi
Foto nama Jalan Beijing tersebut diklaim sebagai nama jalan di Pulau Reklamasi, DKI Jakarta. Namun, nama jalan itu bukan berasal dari Pulau Reklamasi yang ada di Utara Jakarta.
[SALAH] “Valid! Jokowi Menjual Indonesia”
Berita yang disalin di narasi, mengenai UU Dwi Kewarganegaraan, adalah untuk kepentingan WNI yang di luar negeri, bukan untuk mempermudah non WNI masuk ke Indonesia. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
[SALAH] Kapal Tenggelam di Perairan Makassar, 13 Orang Tewas
Informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta. Pasalnya narasi yang disebarkan merupakan kejadian pada masa lampau, tepatnya pada tahun 2018. Bantahan terkait juga diberikan oleh Humas Basarnas dan Camat setempat.
[salah] video kapal tenggelam di perairan kangean, jawa timur
Kepala Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Rahman Riadi menegaskan bahwa video tersebut bukan peristiwa tenggelamnya kapal di Perairan Kangean.