✓CredibleClarificationIndonesian

[KLARIFIKASI] “Ini Penjelasan Camat Tanjung Priok soal Iuran Pengerukan Got”

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 2 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

The claim

“Setelah sekian lama, akhirnya surat cinta itu datang lagi..?”

Rated Credible by TurnBackHoax (MAFINDO).

What the fact-checkers found

“Camat Tanjung Priok, Syamsul Huda mengatakan iuran tersebut merupakan swadaya dan inisiatif warga komplek elit tersebut yang sudah berjalan rutin selama beberapa tahun terakhir. “Ini ada warga yang statusnya pengontrak rumah melaporkan hal tersebut ke media sosial. Pelapor merupakan penyewa rumah yang tidak tahu program kerja tahunan dari RT/RW setempat,” ujar Syamsul Huda kepada Suara Pembaruan, Senin (20/11).”

Where it circulated

Sources and references

  1. 1
  2. 2

    , @_Outsidiq: “Setelah sekian lama, akhirnya surat cinta itu datang lagi..?”.

  3. 3
  4. 4

    , “Ini Penjelasan Camat Tanjung Priok soal Iuran Pengerukan Got

  5. 5

    Ilustrasi pembersihan saluran air. (Antara)

  6. 6

    Oleh: Carlos Roy Fajarta / WBP | Senin, 20 November 2017 | 09:20 WIB

  7. 7

    Jakarta – Beberapa hari terakhir muncul aduan serta surat permintaan iuran di media sosial (medsos) perihal pembersihan saluran got menghadapi musim hujan di RT02/RW08, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dalam surat tersebut pengurus RT/RW akan melakukan kegiatan pembersihan maupun pengerukan di sepanjang wilayah komplek. Namun karena dana kas RT tidak mencukupi, maka warga diminta secara swadaya mengumpulkan iuran sebesar Rp 100.000 per rumah.

  8. 8

    Camat Tanjung Priok, Syamsul Huda mengatakan iuran tersebut merupakan swadaya dan inisiatif warga komplek elit tersebut yang sudah berjalan rutin selama beberapa tahun terakhir. “Ini ada warga yang statusnya pengontrak rumah melaporkan hal tersebut ke media sosial. Pelapor merupakan penyewa rumah yang tidak tahu program kerja tahunan dari RT/RW setempat,” ujar Syamsul Huda kepada Suara Pembaruan, Senin (20/11).

  9. 9

    Ia menyebutkan pihak RT dan RW di pemukiman kelas atas tersebut melaksanakan kegiatan yang sudah menjadi kesepakatan warga setahun sekali. “Ini adalah rutinitas memasuki musim penghujan sebagai bentuk partisipasi dan swadaya masyarakat untuk menjaga lingkungan,” kata dia.

  10. 10

    Kegiatan tersebut kata dia, disepakati seluruh warga. Mereka lebih memilih membayar pekerja karena kesibukannya. “Ini adalah inisiatif dan bentuk kepedulian warga terhadap lingkungan,” tambahnya.

  11. 11

    Dikatakan Huda, pasukan oranye (Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum/PPSU) selama ini sudah melakukan tugasnya dengan melakukan pembersihan di RW 08 Kelurahan Sunter Jaya. Namun program rutin tersebut tetap dilaksanakan untuk mengantisipasi banjir dengan menggunakan kuli musiman atau borongan.

  12. 12

    Sebelumnya, akun @_Outsidiq pada hari Minggu (19/11) mengunggah surat pemberitahuan dari RT setempat bernomor 05/SE/XI/2017 tertanggal 17 November 2017.

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →