[KLARIFIKASI] Penjelasan KPU Medan soal Video Kabar Pencurian Formulir C1
Archived here with a link to the original.
What the fact-checkers found
Masyarakat menduga adanya kecurangan dalam pelaksanaan rekapitulasi surat suara Pemilu 2019 di Kota Medan. Dugaan tersebut muncul karena ada beberapa orang membawa formulir C1 dalam sebuah mobil. Video ini diunggah oleh beberapa akun di media sosial Facebook, dilengkapi narasi adanya pencurian C1 pemilu yang saat ini tengan memasuki proses rekapitulasi.
Berikut salah satu tangkapan layarnya: Facebook Tangkapan layar dugaan pencurian formulir C1 di Medan"UrgentPencurian From C1 di kec medan denaiKota medanpukul 01wib dini hari tadi mlmTersangkanya 3 orang salah satunya yg berbaju/jacket hitam," tulis dia. Akun itu mengunggah lima video yang telah dilihat ratusan kali. Bahkan, ada satu rekaman yang telah dilihat lebih dari 2.000 kali.
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[Fakta atau Hoaks] Benarkah PPK Medan Denai Mencuri Formulir C1?
[BENAR] Klarifikasi KPU Terkait Pernyataan Ustaz Haikal Hassan Mengenai 13 Juta Pemilih yang Gila
Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi memberikan klarifikasi atas cuitan akun Twitter Jubir BPN, Prabowo – Sandi, Ustaz Haikal Hassan (@haikal_hassan) yang berisi tentang adanya pemilih gila di Pemilu 2019 yang berjumlah 13 juta orang.
[KLARIFIKASI] Foto Formulir Pasien dengan 5 Pilihan Jenis Kelamin
Berdasarkan penelusuran Kompas.com, foto formulir pasien baru dengan lima pilihan jenis kelamin diunggah oleh salah satu pengguna Facebook, YWP, pada Kamis (8/8/2019).
[KLARIFIKASI] Video Pencurian Di Kereta Api Tengah Malam
Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan klarifikasi atas peredaran video pencurian di kereta api yang beredar di kisaran bulan Juni dan Juli 2019.