(KLARIFIKASI) : PSSI Pecat Ratu Tisha Sebagai Sekjen
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha, menepis kabar burung di media sosial soal pemecatan dirinya. Tisha menegaskan agar masyarakat tidak termakan isu pemberitaan yang tidak jelas kebenarannya.
“Enggak usah dijelaskan, itu tidak benar,” kata Tisha ditemui di Jakarta, Kamis, 4 Januari 2017.
Kabar tersebut awalnya muncul dari sebuah cuitan media sosial Twitter melalui akun @PSMSnews. Akun tersebut menyebut Ratu Tisha Destria dipecat dari Sekjen PSSI sepekan jelang Kongres Tahunan PSSI. Cuitan itu kemudian dihapus pihak akun @PSMSnews.
Sementara itu, wakil Ketua Umum PSSI, Djoko Driyono, mengamini pernyataan Tisha. Dia menegaskan bahwa kabar Tisha dipecat itu tidak benar. PSSI tidak pernah mengeluarkan pernyataan terkait Pemecatan Tisha.
“Pokoknya saya mengatakan tidak benar, 100 persen tidak benar,” ujarnya.
Selain isu pemecatan Tisha, tagar # savetisha dan # savejokdri pun ramai dicuit para netizen Indonesia.
Tisha resmi menjabat sebagai Sekjen PSSI sejak Juli 2017, mantan Direktur Kompetisi Liga 1 ini secara resmi mengisi pos vital yang sebelumnya diisi oleh Ade Wellington.
Tisha sendiri menjadi Sekjen PSSI wanita pertama, sepanjang 87 tahun persepakbolaan tanah air. namun selama menjabat, wanita 32 tahun tersebut beberapa kali melakukan kekeliruan yang membuat asosiasi menjadi sorotan.
Salah satunya ketika Tisha keliru menyebut target Timnas sepakbola Indonesia pada ajang Asian Games 2018. Tisha mengklaim skuat Garuda hanya diwajibkan masuk posisi 10 besar.
Padahal, sejak awal target timnas adalah empat besar atau babak semifinal.Catatan itu lantas memunculkan spekulasi jika Tisha akan lengser dari jabatannya.
Sources and references
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[BENAR] Klarifikasi dari Rektor UIN Suska Riau terkait Surat Pemecatan Ustaz Abdul Somad sebagai Dosen
“Tidak benar itu. Mana ada surat pemecatan. Ustaz Somad masih dosen UIN,” tegas Rektor UIN Suksa Riau Prof Akhmad Mujahidin, Selasa (7/5/2019).
[KLARIFIKASI] “Kisruh Liga 1, Drama Laga Mitra Kukar Melawan Bhayangkara FC Dalam Lanjutan Kompetisi Gojek-Traveloka Akibat Kebohongan Pihak Mitra Kukar”
Berita Bhayangkara FC menjadi juara kasta teratas liga sepakbola Indonesia menjadi bahan pembicaaran yang ramai di masyarakat. Polemik tersebut bermula saat Mohamed Lamine Sissoko, sedang menerima hukuman larangan bermain dua kali dari Komite Disiplin…