✓CredibleClarificationIndonesian

MK Pastikan Anwar Usman Sudah Serahkan LHKPN 2017

Fact-check by Stophoax.idPublished 1 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

What the fact-checkers found

JPP, JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) memberikan klarifikasi terkait informasi yang menyebutkan bahwa Ketua MK terpilih Anwar Usman belum menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) 2017 kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami informasikan bahwa informasi tersebut tidak akurat, tidak sesuai fakta, dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tegas Kepala Biro Humas dan Protokol MK Rubiyo melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Rubiyo mengatakan, informasi yang tidak sesuai fakta tersebut berpotensi merugikan lembaga MK ataupun Ketua MK secara personal.

Rubiyo kemudian mengungkapkan bahwa Ketua dan Wakil Ketua MK terpilih, yakni Anwar Usman dan Aswanto, telah menyerahkan LHKPN kepada KPK pada Maret 2017.

“Ketua MK Anwar Usman telah menyerahkan LHKPN kepada Direktorat PP LHKPN KPK pada 10 Maret 2017,” sebutnya.

Sementara, Wakil Ketua MK Aswanto telah menyerahkan LHKPN kepada KPK pada 6 Maret 2017.

“Seluruh informasi LHKPN seluruh hakim konstitusi dan pejabat di lingkungan MK dapat diakses pada laman MK,” pungkas Rubiyo.

Sebelumnya, Anwar Usman dan Aswanto terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua MK melalui proses pemungutan suara dalam Rapat Pleno Hakim Konstitusi (RPH) terbuka pada Senin (2/4/2018) lalu.

Proses pemungutan suara tersebut dilakukan setelah proses musyawarah dalam RPH secara tertutup tidak mencapai mufakat.

Pada hari yang sama, keduanya mengucapkan sumpah jabatan dalam Sidang Pleno Khusus terbuka, yang dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah pejabat negara lainnya. (ant)

Original source: stophoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →