PANRB Ingatkan Masyarakat Agar Waspada Hoax Penerimaan CPNS
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
JPP, JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur menegaskan bahwa saat ini belum ada penerimaan CPNS.
“Belum ada formasi, kalau ada yang beredar, itu tidak benar,” tegasnya di Jakarta, Senin (23/7/2018).
Hal tersebut Ia sampaikan karena pada akhir-akhir ini tengah beredar informasi penerimaan CPNS. Padahal, hingga saat ini belum ada penetapan formasi CPNS. Sedangkan informasi yang beredar di berbagai media sosial itu seolah-olah pemerintah akan membuka pendaftaran CPNS pada Juli 2018.
“Semua masih dalam proses,” ujarnya.
Oleh karena itu, kepada masyarakat, pihaknya mengimbau untuk lebih cermat dan waspada serta tidak mudah percaya dengan berita-berita yang tidak jelas kebenarannya.
“Masyarakat bisa memantau (CPNS) melalui website resmi Kementerian PANRB, yakni www.menpan.go.id,” tandas Menteri Asman. (prb)
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →Waspada Surat Bodong Terkait Penerimaan CPNS 2018!
Menteri Asman: Waspada Surat Bodong Terkait Penerimaan CPNS 2018! JPP, JAKARTA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Birokrasi (PANRB) mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap informasi hoax atau palsu terkait penerimaan…
Menteri Asman: Waspada Surat Bodong Terkait Penerimaan CPNS 2018!
JPP, JAKARTA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Birokrasi (PANRB) mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap informasi hoax atau palsu terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018.
[SALAH] Surat Pengangkatan CPNS oleh Kementerian PANRB
Surat palsu. Melalui akun media sosial resmi, dinyatakan bahwa surat tersebut tidak benar alias hoaks. Pihak Kementerian PANRB menyatakan tidak pernah menerbitkan surat yang turut mencatut tanda tangan Menteri PANRB, Tjahyo Kumolo tersebut.