Pelaku Hoax Call of Duty Dipenjara 20 Tahun
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Seorang pria yang berbasis di California telah dijatuhi hukuman 20 tahun penjara karena membuat panggilan telepon hoax, termasuk yang menyebabkan seorang pria tak bersalah terbunuh. Tyler Barriss nama pria tersebut melakukan apa panggilan yang disebut swatting ke polisi dan mengklaim seseorang menyandera keluarganya. Ketika polisi mengunjungi alamat yang dia berikan, mereka menembak ayah dua anak Andrew Finch yang tidak bersalah.
Barriss mengaku melakukan panggilan setelah terlibat dalam pertengkaran selama pertandingan Call of Duty antara dua pria lainnya. Dua orang pria lainnya, yaitu Casey Viner yang berusia 18 tahun dari Ohio dan Shane Gaskill yang berusia 20 tahun dari Wichita sedang menunggu persidangan atas keterlibatan mereka.
Panggilan swatting adalah panggilan telepon tipuan yang dirancang untuk membuat polisi menggunakan senjata dan taktik khusus (Swat) untuk menggerebek rumah target. Pada 28 Desember, Barriss mengatakan kepada polisi bahwa seseorang telah menembak ayahnya dan menyandera seluruh keluarganya. Dia memberi alamat polisi Kansas, tetapi sebenarnya di Los Angeles, sekitar 1.400 mil jauhnya.
Polisi bersenjata pergi mengunjungu rumah tersebut dan menembak Andrew Finch yang berusia 28 tahun, yang tidak bersalah dan tidak terlibat dalam perselisihan video game. Polisi mengatakan petugas memutuskan untuk menembak Finch, setelah dia menggerakkan tangannya ke pinggang. Barriss juga mengaku bersalah melakukan panggilan tipuan lainnya, termasuk ancaman bom ke markas FBI.
Where it circulated
BBC
Sumber Foto: Media Update
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[EDUKASI] Pria di Kansas, Amerika Meninggal Ditembak Polisi Akibat Hoax yang Dibuat Pemain Game Call of Duty
Berhati-hatilah menyebar hoax atau melakukan canda. Jika kelewatan akibatnya bisa fatal. Kepolisian Wichita, Kansas, Amerika Serikat menanggung risiko besar karena telah salah membunuh seorang pria tak bersalah.
Pay Up or I’ll Kill You Scam Email
This story was first published on February 21, 2008 Out of the blue, you receive a rather disturbing email claiming that a friend wants you dead and has already paid a professional assassin to kill you.