Penjelasan BPOM RI tentang Isu Kehalalan Bahan Makanan
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Badan POM memandang perlu memberikan penjelasan sehubungan dengan beredarnya isu di media sosial terkait kehalalan bahan makanan yang dalam proses pembuatannya menggunakan bahan tambahan berasal dari babi.
Badan POM melakukan evaluasi keamanan, manfaat, serta mutu obat dan makanan, termasuk semua bahan yang digunakan untuk pembuatannya, sebelum produk tersebut diberikan nomor izin edar Badan POM.
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →Penjelasan BPOM RI tentang Kehalalan Produk Obat dan Makanan serta penggunaan kode E-Numbers
BPOM memandang perlu memberikan penjelasan sehubungan dengan beredarnya video di media sosial mengenai isu kehalalan produk obat dan makanan yang dalam proses pembuatannya menggunakan bahan tambahan berasal dari babi.
(EDUKASI): Penjelasan BPOM Terkait Hoax Serta Isu Mengenai Makanan
Bapak/Ibu berikut merupakan kompilasi klarifikasi resmi dari Badan POM (per 25 Agustus 2017) terkait ISU PANGAN, semoga dapat membantu jika ada isu yang berulang di kemudian hari : 1.
Penjelasan BPOM RI tentang Penipuan yang Mengatasnamakan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya
Dengan hormat disampaikan sehubungan dengan kembali maraknya praktik penipuan yang mengatasnamakan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan.
Penjelasan BPOM RI tentang Produk Bihun Yang Jika Terbakar Menimbulkan Tetesan Bahan Terbakar/Menyala
Masyarakat perlu lebih memahami tentang bahan yang terkandung dalam produk pangan sehubungan dengan beredarnya video di media sosial mengenai produk bihun yang jika dibakar seolah-olah ada tetesan bahan terbakar.