[SALAH] Aksi Sweeping Pendukung 02 Terhadap Pendukung 01 Di Soloraya
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Debunk ini berisi bantahan terkait info di media sosial yang menyebut bahwa pendukung 02 melakukan aksi sweeping terhadap para pendukung 01 di wilayah Solo dan sekitarnya. Kepala Subbagian Humas Polresta Surakarta Yuliantara Proriyanta menegaskan, informasi yang beredar ini adalah kabar hoaks.
Beredar informasi di media sosial terkait potensi sweeping yang dilakukan pendukung pasangan calon 02 terhadap para pendukung pasangan calon 01 di wilayah Solo dan sekitarnya seperti Sukoharjo, Wonogiri, Klaten, dan Sragen.
Para pendunkung 01 diharapkan agar tidak memakai atribut kampanye sebelum memasuki wilayah solo.
Menanggapi hal itu dilansir dari kompas.com, Kepala Subbagian Humas Polresta Surakarta Yuliantara Proriyanta menegaskan, informasi yang beredar ini adalah kabar hoaks.
AKP Yuliantara Proriyanta membantah ada sweeping yang dilakukan pendukung Prabowo-Sandiaga Uno terhadap pendukung Joko Widodo- Ma’ruf Amin di wilayahnya. Menurut dia, seluruh petugas saat ini tengah bertugas untuk memastikan kampanye berjalan aman.
“Semuanya (polisi) berada di lapangan,” kata Yuliantara saat dihubungi Kompas.com, Selasa (9/4/2019).
Petugas kepolisian, lanjut Yuliantara, turun ke lapangan terdiri dari berbagai daerah, bukan hanya polisi di wilayah Surakarta. “Hampir 2000-an (petugas yang berjaga di lapangan),” ujar dia.
Yuliantara menyampaikan, pesan hoaks ini dimunculkan oleh orang tak bertanggung jawab, dengan motif ingin menciptakan keresahan dan rasa takut di masyarakat.
Masyarakat diminta untuk selalu berhati-hati terhadap segala informasi yang diterima.
“Dilihat dari sumbernya, jangan langsung menyebarkan,” kata Yuliantara.
Seperti diketahui, pada Selasa (9/4/2019) dan Rabu (10/4/2019) terlaksana kampanye terbuka di wilayah Solo. Pada Selasa, kampanye dilakukan oleh pendukung Jokowi-Ma’ruf. Sedangkan, keesokan hari kampanye dilakukan oleh pendukung Prabowo-Sandiaga.
Penelusuran lebih lanjut, dilansir dari Swamedium.com, yang dimaksud “sweepinng” adalah mensweeping sisa-sisa sampah yang berserakan di stadion sriwedari pasca kampanye 01 pada selasa 09/04/19 siang.
Hal itu dilakukan agar saat acara #PutihkanSriwedari yang merupakan acara kampanye kubu 02 pada Rabu (10/4/2019) pagi, lokasi acara dalam kondisi bersih.
Dengan waktu yang tidak banyak, mereka bergotong royong membersihkan sampah sisa acara kampanye 01 yang baru selesai jelang Maghrib.
Kesimpulan:
Informasi mengenai sweeping yang dilakukan oleh kubu pendukung 02 terhadap pendukung 01 di wilayah solo dan sekitarnya adalah tidak benar adanya setelah dikonfirmasi oleh Kepala Subbagian Humas Polresta Surakarta Yuliantara Proriyanta.
Konteks “Sweeping” itu sendiri merupakan aksi sweeping sampah-sampah atau bersih-bersih di sekitaran stadion Sriwedari pasca kegiatan kampanye terbuka kubu 01 pada selasa 09/04/19,karena pada hari rabu (10/4/2019) lokasi yang sama akan digunakan sebagai tempat kampanye terbuka kubu 02.
Where it circulated
MEDIA SOSIAL
Sources and references
- 1
- 2
Malam Ini, Pendukung Prabowo “Sweeping” Sampah Sisa Kampanye 01 di Sriwedari
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Akan ada aksi sweeping dari ormas Forum Betawi Rempug (FBR)
Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi menegaskan sekaligus memastikan, bahwa pesan berantai itu adalah hoaks. Hengki mengatakan, pihakya telah berkordinasi dengan FBR bahwa tidak ada aksi sweeping tersebut. “Tidak benar ya. Itu kabar hoaks.
(HOAX) Poster Aksi KitaIndonesia dengan Tagar dan Pendukung Acara
Foto poster yang diunggah oleh akun Cut Meutia Adrina bila dibandingkan dengan poster asli yang diunggah akun Instagram official_nasdem maka akan terlihat penambahannya.
[SALAH] “Mereka Tak Pernah Bosan-bosan Untuk Terus Membuat Berita Dusta Seperti Ini”
Tangkapan layar adalah hasil dari scroll kebawah sehingga tidak tampil utuh, dan laman yang disertakan tautannya di post tersebut adalah laman opini. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
[SALAH] UNDANGAN AKSI DAMAI PASCA PENDISKUALIFIKASIAN PASANGAN CALON WALIKOTA MAKASAR NOMOR URUT 2
Sekretaris TIM DIAmi, Zulkifli Thahir : “ Undangan yang dibuat seolah-olah dari tim DIAmi kemudian diupload di sosmed oleh akun FB bernama chia adalah hoax dan tidak benar.