[SALAH] "Akun Twitter resmi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan @NadimMakarim"
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
BUKAN akun resmi milik Mendikbud Nadiem Makarim. Kemendikbud menyatakan bahwa Nadiem Makarim tidak memiliki akun pribadi di media sosial apapun. Saat ini, akun @NadimMakarim itu sudah mengganti keterangannya menjadi “Bukan Akun Twitter resmi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan | *Akun fanbase dikelola oleh admin”
Akun ini menulis di keterangannya sebagai berikut:
“Akun Twitter resmi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan | #MenujuIndonesiaMaju | *Akun dikelola oleh admin”
Akun ini viral setelah membuat tweet sebagai berikut:
“Menyikapi perihal terus mewabahnya covid19 di seluruh penjuru Indonesia. Sebelumnya sudah ada kesepakatan UN dihapus mulai tahun 2021. Dengan berat hati, UN 2020 ditiadakan pula. Berlaku untuk SD, SMP, SMA, dan sederajatnya. #UNBK”
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa akun @NadimMakarim adalah akun resmi adalah klaim yang salah. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan bahwa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim tidak memiliki akun media sosial pribadi apapun.
Bantahan ini sebenarnya sudah pernah disampaikan pada 28 Oktober 2019, beberapa hari setelah Nadiem Makarim dilantik menjadi Mendikbud oleh Presiden Joko Widodo.
Berikut isi artikel klarifikasi yang berjudul “Mendikbud Nadiem Makarim Tidak Memiliki Akun Media Sosial Pribadi” yang dimuat di situs kemdikbud.go.id:
“Pemberitahuan
Sehubungan dengan banyak munculnya akun media sosial yang mengatasnamakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, dengan ini diberitahukan bahwa hingga saat ini Mendikbud Nadiem Makarim tidak memiliki akun media sosial pribadi. Untuk itu, semua akun media sosial yang mengatasnamakan Nadiem Makarim dapat dipastikan bukanlah akun asli yang bersangkutan. Unggahan atau cuitan yang menyebutkan atau ditujukan kepada Mendikbud Nadiem Makarim dapat dilakukan dengan me-mention atau men-tag akun media sosial Kemendikbud. Terima kasih.”
Sementara itu, tidak lama setelah Kemendikbud mengeluarkan bantahan terkait klaim ini di akun Twitter resmi Kemendikbud, akun Twitter NadimMakarim mengubah keterangan di bio akunnya menjadi:
“Bukan Akun Twitter resmi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan | #MenujuIndonesiaMaju | *Akun fanbase dikelola oleh admin”
Where it circulated
https://perma.cc/K63Q-K74Y (Arsip)
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Susunan Kabinet II Jokowi-Amin
Kembali beredar melalui pesan berantai Whatsapp perihal Susunan Kabinet Kerja II Jokowi-Amin. Informasi tersebut kembali beredar seiring dengan akan dilaksanakannya pelantikan pada 20 Oktober 2019 mendatang.
[SALAH] Jokowi Akan Hapus Pendidikan Agama Islam Jika Terpilih Kembali Jadi Presiden
Debunk ini berisi bantahan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan terkait informasi berupa video seorang wanita yang menyebut bahwa Jokowi akan menghapus pendidikan agama di sekolah jika kembali terpilih menjadi Presiden.
[HOAKS] Jokowi Hapus Pendidikan Islam jika Kembali Jadi Presiden
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. KOMPAS.com – Sebuah video yang diduga sebagai kampanye hitam terkait Pilpres 2019 beredar di sejumlah media sosial dan aplikasi pesan WhatsApp sejak awal pekan ini, Senin (4/3/2019).
[HOAKS] Surat Permintaan Data Siswa Berprestasi dan Penyaluran Beasiswa
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. KOMPAS.com – Belum lama ini tersebar kabar adanya surat edaran yang meminta data siswa-siswi berprestasi dalam bidang akademik dan penyaluran dana beasiswa bakat dan prestasi.