[SALAH] Akun Whatsapp Wakil Wali Kota Jambi Tawarkan Bantuan
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
The claim
A: Oiya Bpk Pebriansyah selaku pengurus Yayasan Izzati Janah apa kabar bpk?
B: Alhamdulilah sehat pak
B: Bapak apa kabarnya
B: Sya tdi lgi dijalan
A:Alkhamdulillah Baik, & Saya juga membawa kabar baik untuk keluarga besar Yayasan Izzati Jannah
What the fact-checkers found
Akun tersebut PALSU. Juru bicara pemerintah kota (pemkot) Jambi, Erwandi menyampaikan bahwa akun Whatsapp dengan nomor “+6287762206382” bukanlah milik Wakil Wali Kota Jambi, Maulana.
Beredar pesan Whatsapp dengan nomor “+6287762206382” mengaku sebagai Wakil Wali Kota Jambi, Maulana menawarkan sejumlah bantuan untuk yayasan yang ada di wilayah kota Jambi. Setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa pesan tersebut adalah palsu, alias bukan milik Wawako Jambi.
Melansir dari mediajambi.com, juru bicara pemerintah kota (pemkot) Jambi, Erwandi menyatakan bahwa akun Whatsapp dengan nomor “+6287762206382” bukanlah milik Wawako Jambi. Erwani mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala bentuk informasi yang mengatasnamakan Wawako Jambi, Maulana.
“Modus operandi si pengirim pesan tersebut adalah dengan memberikan janji atau akan memfasilitasi bantuan dengan persyaratan tertentu yang harus dipenuhi oleh calon penerima bantuan,” jelasnya Erwandi dalam rilis.
Ditambahkan Erwandi, warga diminta untuk tidak merespon dan menanggapi pesan tersebut. Jika ada pihak yang merasa dirugikan, silakan melapor secara resmi kepada pihak kepolisian.
“Tetap waspada dan jangan mudah terpengaruh oleh pesan yang mengatasnamakan pihak atau tokoh tertentu,” tegas Erwandi.
Berdasar seluruh referensi, diketahui bahwa akun Whatsapp bernomor “+6287762206382” bukanlah milik Wawako Jambi, Maulana. Akun palsu tersebut merupakan hoaks dengan kategori imposter conten atau konten tiruan.
Where it circulated
PESAN BERANTAI WHATSAPP
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar message