[SALAH] "Alkohol Bisa Membunuh Coronavirus COVID-19"
Archived here with a link to the original.
Gambar hasil suntingan/editan. Gambar tersebut berasal dari situs pembuat template meme. Template itu sengaja diproduksi untuk dipakai sebagai parodi.
What the fact-checkers found
Berdasarkan hasil penelusuran Tim CekFakta Tempo, menurut verifikasi oleh organisasi pemeriksa fakta Afrika Timur, PesaCheck, gambar itu palsu. Berdasarkan penelusuran Tempo dengan reverse image tool Yandex dan Google, gambar tersebut berasal dari situs pembuat template meme. Template itu sengaja diproduksi untuk dipakai sebagai parodi. Situs yang menyediakan template itu salah satunya adalah Astrologymemes.com.
Dilansir dari Times of India, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa tidak benar minum alkohol bisa membunuh virus Corona Covid-19. Ketika virus telah memasuki tubuh seseorang, menyemprotkan alkohol atau bahkan meminumnya tidak akan bisa membunuh virus tersebut. WHO menegaskan bahwa alkohol dan klorin bisa dipakai untuk mendesinfeksi permukaan sebuah benda. Namun, keduanya tetap harus digunakan di bawah rekomendasi yang tepat.
“Jadi, salah jika Anda mengatakan bahwa mengkonsumsi produk alkohol atau bir dapat membantu mencegah Covid-19," ujar WHO. Untuk melindungi diri dari penularan virus Corona, WHO merekomendasikan untuk sering mencuci tangan atau menggunakan pembersih tangan (hand sanitizer) dengan kandungan alkohol lebih dari 60 persen. Selain itu, WHO juga menyarankan untuk menghindari menyentuh wajah sebelum mencuci tangan.
Berdasarkan arsip berita Tempo, para dokter pun memperingatkan bahwa alkohol tidak berpengaruh terhadap penularan virus Corona Covid-19. Menurut mereka, cara untuk menghindari penyebaran virus Corona adalah dengan mematuhi imbauan kesehatan serta tidak melakukan kontak dengan pasien yang terinfeksi. Sayangnya, sejumlah warga Iran mempercayai klaim “minum alkohol bisa membunuh virus Corona Covid-19" itu dan akhirnya meninggal.
Hal ini diketahui setelah sebuah rumah sakit di Teheran, Iran, menerima banyak pasien dalam beberapa hari terakhir yang keracunan karena minum alkohol dengan harapan dapat mencegah infeksi virus Corona. Dilansir dari Kompas.com, hingga 10 Maret 2020, tercatat sebanyak 44 warga Iran di Khuzestan dan Alborz tewas akibat keracunan alkohol. Mereka meninggal karena menelan etanol dan metanol tingkat industri. Sementara itu, lebih dari 100 orang dirawat di rumah sakit di Khuzestan.
Menurut laporan ABC, karena Iran melarang warganya meminum alkohol yang terdapat dalam minuman, korban meminum alkohol yang berasal dari industri yang biasa digunakan sebagai sanitizer. “Salah satu korban jadi buta dan korban lainnya dalam kondisir kritis," ujar juru bicara Fakultas Ilmu Pengetahuan Medis Universitas Ahwaz, Ali Ehsanpour.
Sources and references
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- 6
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[EDUKASI] WHO: "Saran penyakit Coronavirus (COVID-19) untuk umum: membantah Mitos"
Virus COVID-19 dapat ditularkan di daerah dengan iklim panas dan lembab Dari bukti sejauh ini, virus COVID-19 dapat ditularkan di SEMUA AREA, termasuk daerah dengan cuaca panas dan lembab.
[EDUKASI] WHO: "T&J tentang coronavirus (COVID-19)"
WHO: “Q&A on coronaviruses (COVID-19)” Apa itu coronavirus? Coronavirus adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia.
[SALAH] Kokain Membunuh Coronavirus
Beredar postingan gambar yang memuat judul “BREAKING NEWS, COCAINE KILLS CORONAVIRUS, SCIENTISTS SHOCKED TO DISCOVER THAT THIS DRUG CAN FIGHT THE VIRUS." Melalui hasil penelusuran, postingan gambar itu bukan tangkapan layar sebuah pemberitaan.
[SALAH] "minuman beralkohol bisa mengurangi risiko infeksi dari novel coronavirus; COVID-19"
Pihak Saint’s Luke Hospital menegaskan tidak benar minum alkohol dapat menurunkan risiko terinfeksi virus corona. Saint’s Luke Hospital juga membantah surat edaran itu dari mereka.