[SALAH] Amanat TAP MPR RI NO. 6 Tahun 2000 Presiden Tak Dipercaya Rakyat Wajib Mundur
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Bukan tentang Presiden tidak dipercaya rakyat wajib mundur. Amanat TAP MPR RI NO. 6 Tahun 2000 berisi tentang PEMISAHAN TENTARA NASIONAL INDONESIA DAN KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA.
“TAP MPR NO.6 Thn 2000:
“Seorang Pemimpin Bila Sudah Tidak Dikehendaki Oleh Rakyat Harus MUNDUR Tanpa Harus Menunggu Proses HUKUM”
Klaim ini juga muncul di spanduk yang dibawa peserta Aksi Mujahid 212 yang berarak dari sekitar Bundaran Hotel Indonesia dan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, menuju Istana Negara pada Sabtu (28/9/2019) pagi.
Berdasarkan hasil penelusuran, ditemukan fakta bahwa isi Amanat TAP MPR RI NO. 6 Tahun 2000 adalah tentang PEMISAHAN TENTARA NASIONAL INDONESIA DAN KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
Ketetapan MPR No.VI/MPR/2000 Tahun 2000 yang ditetapkan pada 18 Agustus 2000 ini berisi pasal-pasal sebagai berikut;
Pasal 1
Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia secara kelembagaan terpisah sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing.
Pasal 2
(1) Tentara Nasional Indonesia adalah alat negara yang berperan dalam pertahanan negara.
(2) Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan.
(3) Dalam hal terdapat keterkaitan kegiatan pertahanan dan kegiatan keamanan, Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia harus bekerja sama dan saling membantu.
Pasal 3
(1) Peran Tentara Nasional Indonesia dan peran Kepolisian Negara Republik Indonesia ditetapkan dengan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat.
(2) Hal-hal yang menyangkut Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia secara lengkap dan terperinci diatur lebih lanjut dalam undang-undang secara terpisah.
Pasal 4
Ketetapan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Where it circulated
https://perma.cc/3572-EL9M (Arsip) – Sudah dibagikan 16.253 kali saat tangkapan layar diambil.
Sources and references
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[KLARIFIKASI] Lambangnya Dicatut Sekber Gerindra-PKS, PBB Beri Klarifikasi
Partai Bulan Bintang (PBB) memberikan klarifikasi atas terpampangnya logo partai tersebut dalam acara peresmian Sekretariat Bersama (Sekber) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN).
[SALAH] Din Syamsudin mundur karena kecewa terhadap Presiden Jokowi yang menolak menemui ulama Uzbekistan dan Xinjiang
Din Syamsuddin membantah bahwa ia mundur karena kecewa atas sikap Presiden Jokowi yang tidak menemui ulama dari Uzbekistan dan Xinjiang. Din mengatakan, seluruh isi video tersebut tidak benar. “Apa yang dinyatakan oleh Ust.
[DISINFORMASI] Din Syamsuddin Mundur dari Utusan Khusus Presiden Karena Adanya Kebohongan
Beredar informasi melalui sebuah unggahan di sosial media yang menyatakan Din Syamsuddin Mundur dari Utusan Khusus Presiden karena adanya kebohongan orang-orang yang berada di belakang Jokowi.
[DISINFORMASI] Din Samsudin mundur dari utusan khusus presiden karna kebohongan-kebohongan
Salah satu akun facebook memposting pemberitaan tentang Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Prof Dr HM Din Syamsuddin MA yang mundur sebagai utusan khusus presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban dikarenakan…