[SALAH] "aseng mulai pake no seri mobil china"
Archived here with a link to the original.
What the fact-checkers found
Bukan pelat nomor Cina. Pelat nomor yang digunakan oleh pengemudi BMW itu adalah pelat nomor Jepang. Mobil itu dikemudikan oleh seorang mahasiswa berinisial DAN, warga Regol, Bandung. Atas tindakannya itu, DAN dijerat Pasal 280 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Petugas pun menahan STNK milik DAN serta pelat nomor Jepang yang digunakannya.
Akun Rar Ratman (fb.com/rar.ratman) mengunggah beberapa gambar ke grup ANAK KANDUNG IBU PERTIWI (fb.com/groups/1474351302695854) dengan narasi : “Terjadi di Bandung .. aseng mulai pake no seri mobil china …" Terdapat tiga foto yang diunggah oleh akun ini. Dua foto memperlihatkan polisi sedang menilang pengendara tersebut dengan angle yang berbeda.
Sementara foto lainnya memperlihatkan pengendara BMW itu sedang memegang pelat nomor asing yang telah dilepas dari mobilnya.PENJELASAN Tim CekFakta Tempo menelusuri pemberitaan di media arus utama. Dikutip dari situs Detik.com, Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar menyatakan bahwa salah satu petugas memang menilang kendaraan yang berpelat nomor asing. Kendaraan itu dikemudikan oleh seorang mahasiswa berinisial DAN, warga Regol, Bandung.
“Ditilang karena pelat nomornya tidak sesuai dengan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor). Enggak tahu negaranya, tapi itu pelat nomor luar negeri," kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko pada 24 November 2019. Menurut Trunoyudo, DAN ditilang petugas saat melintasi Jalan Otto Iskandar Dinata, Bandung, pada 23 November 2019 sekitar pukul 15.30. Menurut keterangan DAN, penggunaan pelat nomor asing itu hanya sebagai gaya-gayaan.
“Enggak ada motif lain, cuman mau gaya-gayaan saja," ujar Trunoyudo. Atas tindakannya itu, DAN dijerat Pasal 280 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Petugas pun menahan STNK milik DAN serta pelat nomor asing yang digunakannya. “Kami tilang. STNK ditahan, termasuk pelat nomornya, supaya tidak digunakan lagi," kata Trunoyudo.
Sementara itu, dilansir dari situs Liputan6.com, Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung, Komisaris Bayu Catur Prabowo, menjelaskan bahwa anggotanya menilang pengemudi BMW berinisial DAN karena memasang pelat nomor Jepang di kendaraannya. Bayu juga menyebutkan bahwa DAN memasang pelat nomor Jepang sekadar untuk seru-seruan. “Pengendara bilang buat lucu-lucuan, tapi tetap kami tilang," ujar Bayu. Tempo pun menelusuri informasi terkait pelat nomor Jepang.
Pelat nomor yang digunakan pengendara BMW di Bandung tadi memang merupakan pelat nomor Jepang. Dikutip dari situs Antaranews, terdapat tiga warna pelat nomor mobil di Jepang, yakni kuning, putih, dan hijau. Pelat nomor kuning dengan tulisan hitam dipakai untuk mobil pribadi dengan kapasitas mesin di bawah 1.000 cc atau yang kerap disebut kei. Sementara pelat nomor putih dengan tulisan hijau dipakai untuk mobil pribadi yang kapasitas mesinnya lebih besar.
Adapun pelat nomor hijau untuk kendaraan umum, seperti taksi, bus, dan sebagainya. Dikutip dari situs otomotif Vibes, pelat nomor di Jepang memuat berbagai keterangan, mulai dari nama wilayah hingga nomor klasifikasi. Untuk nama wilayah, terletak di kiri atas pelat dan biasanya berhuruf Kanji atau Hiragana. Di sebelah nama wilayah, tercantum nomor klasifikasi yang melambangkan spesifikasi kendaraan. Di bagian kiri bawah, terdapat satu huruf Hiragana.
Huruf ini menandakan penggunaan atau tipe kendaraan, seperti kendaraan prinadi, kendaraan rental, kendaraan komesial, kendaraan milik anggota militer, dan sebagainya. Di sebelah huruf Hiragana itu, tercantum nomor pelat.
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[HOAX] Es Krim Merek AICE Bosnya Orang Cina dan Bahannya Kimia Semua
Varian AICE telah lulus dari uji coba BPOM yang aman untuk konsumsi dengan sertifikat tingkat paling tinggi A dan memenuhi standar HALAL Indonesia. Kemudian tudingan bosnya orang China pun tak berdasar.
[DISINFORMASI] PLAT NOMOR NEGARA ASING DI INDONESIA
Setelah tim Admin telusuri untuk plat kendaraan luar negri memang ada yang membuat dan menjual, serta sedang trend juga di kalangan penyuka modifikasi mobil dan nomor variasi menggunakan bentuk plat nomor dari negara lain tersebut, dan hanya digunakan untuk…
[SALAH] Tak Patuhi PSBB, Warga Cilegon akan di Denda
Informasi palsu. Dinas Kominfo dan kepolisian setempat menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks. Masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada informasi yang tidak mempunyai kejelasan sumber valid.
[SALAH] “Masih Mau Bilang Serbuan Aseng China Komunis Adalah Hoax?”
KTP yang tercecer di Bogor tersebut adalah KTP rusak/invalid yang sedang dalam proses pengangkutan, insiden sudah direspon oleh yang berkaitan dan proses investigasi sedang berlangsung. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.