✕HoaxIndonesian

[SALAH] "Bacaleg PKS: Poligami Untuk Rakyat! Masa Depan Bangsa Indonesia!"

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 1 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

What the fact-checkers found

Gambar suntingan / editan. Tulisan aslinya di poster Bacaleg PKS Takalar, Ferawati Dani itu adalah “MUDA CERDAS AMANAH.”

“POLIGAMI

Untuk rakyat khilafah!!

Masa depan bangsa khilafah cok!!

Tidak untuk masa depan Indonesia.”

Di gambar yang dia unggah, terdapat logo Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan foto bakal calon legislatif (Balaceg) DPRD Takalar periode 2019-2024, Ferawati Dani, A.Md serta narasi “Poligami Untuk Rakyat! Masa Depan Bangsa Indonesia!”

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa ada poster dari calon legislatif (Balaceg) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Takalar, Ferawati Dani yang bertuliskan “Poligami Untuk Rakyat! Masa Depan Bangsa Indonesia!” adalah klaim yang salah.

Faktanya, tulisan di poster tersebut adalah hasil suntingan atau editan. Tulisan aslinya adalah “MUDA CERDAS AMANAH.”

Dilansir dari akun Hoax Crisis Center Jawa Barat, Ferawati Dani mewakili keterwakilan perempuan di wilayah daerah pemilihan II yang meliputi kecamatan Marbo, Mapsu dan Sanrobone.

“Untuk menjadi seorang wakil rakyat yang baik, kita perlu memahami kondisi masyarakat kita secara langsung, jangan nanti mendekati pemilihan baru menampakkan batang hidung kita ke masyarakat, ini akan berkesan kurang baik di masyarakat, masyarakat saat ini sudah cerdas, mereka sudah tahu mana calon yang betul” ikhlas memperjuangkan aspirasi – aspirasi mereka” Ucap Fera yang saat ini bekerja sebagai Staff Finance Oppo Service Center Regional Indonesia Timur dikuti dari matakita.co, 17 Juli 2018.

Where it circulated

Sources and references

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →