[SALAH] Bill Gates Mencuitkan Tentang Idul Adha di Akun Twitternya
Archived here with a link to the original.
What the fact-checkers found
Beberapa akun Facebook membagikan sebuah tangkapan layar yang terlihat seperti akun Twitter milik Bill Gates, pendiri Microsoft. Dalam postingan itu disertakan narasi yang menyebutkan bahwa cuitan Bill Gates tersebut merupakan dukungan kepada umat Muslim terkait pro kontra pelaksanaan Idul Adha yang dikatakan sebagai ritual pembantaian hewan.
Berikut kutipan narasinya: Bill Gates: Saya tidak mau melihat lagi Tweet kebencian terhadap muslim yg menyembelih hewan, sekitar sejuta hewan dibunuh setiap hari oleh KFC, McDonalds, Burger King dll juga untuk memberi makan bagi orang-orang kaya dan untuk memperoleh buanyak uang daripadanya. Selama IED umat muslim berkurban untuk memberi makan orang-orang miskin dengan gratis dan kamu semua kehilangan akal sehat.
Melalui hasil penelusuran, diketahui bahwa isi klaim postingan tersebut tidak benar. Sebab, berdasarkan hasil pencarian berdasarkan Twitter Advance Search, akun Twitter Bill Gates (@BillGates) tidak pernah mencuitkan seperti pada tangkapan layar dari tanggal 5 Agustus 2019 hingga 17 Agustus 2019. Tweet dari akun tersebut hanya berjumlah delapan cuitan dan tidak satupun sama seperti pada tangkapan layar yang beredar.
Masih melalui Twitter Advance Search, diketahui bahwa cuitan dengan narasi seperti di tangkapan layar dicuitkan oleh akun-akun lainnya. Cukup banyak akun lain yang mencuitkan narasi sesuai dengan tangkapan layar, namun tidak ada akun Bill Gates yang terjaring peranti pencarian Twitter tersebut. Adapun, dilansir dari laman afp.com, diketahui bahwa cuitan orginal dengan narasi seperti itu berasal dari akun @WolfieBabiee.
Akun tersebut mencuitkan narasi itu pada tanggal 10 Agustus 2019. Pihak afp.com pun sudah berhasil mewawancarai pemilik akun tersebut dan memverifikasi bahwa memang akun itulah yang mencuitkan narasi perihal Idul Adha itu. Berikut kutipan dari laman afp.com: […] AFP Fact-Check spoke to @WolfieBabiee by phone, who said that she was the original author of the tweet.
She said she is a 20 year-old business student from the Iraqi Kurdistan, but declined to have her name published for privacy reasons. She said she was not aware that the content had been shared as a Bill Gates quote, nor who might have done it. “I’m not sure what the point of sharing a fake Bill Gates tweet is," she said.
She explained that she had wanted to take part in the debate about animal cruelty in the context of Eid Al-Adha after seeing much criticism about Islamic rituals online. […] Terjemahan: […] AFP Fact-Check berbicara kepada @WolfieBabiee melalui telepon, yang mengatakan bahwa dia adalah penulis asli tweet tersebut. Dia mengatakan dia adalah mahasiswa bisnis berusia 20 tahun dari Kurdistan Irak, tetapi menolak namanya dipublikasikan karena alasan privasi.
Dia mengatakan dia tidak menyadari bahwa konten tersebut telah dibagikan sebagai kutipan Bill Gates, atau siapa yang mungkin melakukannya. "Saya tidak yakin apa gunanya berbagi tweet Bill Gates palsu," katanya.
Dia menjelaskan bahwa dia ingin mengambil bagian dalam perdebatan tentang kekejaman terhadap hewan dalam konteks Idul Adha setelah melihat banyak kritik tentang ritual Islam online. […] Dari penjelasan itu, maka dapat dipastikan bahwa akun @BillGates tidak pernah mencuitkan narasi seperti pada tangkapan layar. Dengan demikian, postingan tangkapan layar tersebut masuk ke dalam kategori Imposter Content atau Konten Tiruan.
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[HOAKS] KTP Bernama Selamat Idul Adha
Faktanya KTP tersebut adalah hasil suntingan. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua RT setempat, Tri Maryono (55), Rabu (22/8/2019) siang, tepat pada saat Hari Raya Idul Adha 2018.
[SALAH] Video Penangkapan Setelah Shalat Idul Adha di Bekasi
Hasil periksa fakta Rahmah an nisaa (UIN Sunan Ampel Surabaya). BUKAN di Bekasi, faktanya video tersebut merupakan sekumpulan warga asing setelah mengadakan jamuan makan Hari Raya Idul Adha di sebuah rumah di Taman Selayang Utama, Batu Caves, Malaysia.
[KLARIFIKASI] Informasi Pihak Kepolisian Akan Bubarkan Warga yang Salat Idul Adha di Jembatan Ampera
Menanggapi hal itu, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menegaskan warga tetap diperkenankan salat di jembatan Ampera. “Tidak benar ada pembubaran itu, kami tetap bolehkan salat Ied di Jembatan Ampera.
[SALAH] "Pemerintah Resmi Izinkan Sholat Idul Adha 1442H Berjamaah"
Hasil Periksa Fakta Fathia Islamiyatul S (Universitas Pendidikan Indonesia) Klaim tersebut salah. Faktanya, Kementerian Agama RI melalui laman media sosial resminya mengonfirmasi bahwa informasi yang beredar tersebut merupakan hoaks.