[SALAH] "Covid-19 BUKAN Virus, Sumber : Kementerian Kesehatan Italy"
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
"📢📢📢📢📢📢📢📢BREAKING NEWS!!!!!!!!! Berita gempar Dunia : ITALY telah melakukan proses bedah mayat terhadap pasien Corona yg telah meninggal Dunia, yg mana di katakan seperti Wahyu Besar yg diterima seluruh manusia di Dunia ini. Italy telah menjadi Negara Pertama di Dunia yg melakukan Bedah mayat COVID -19 & setelah penyelidikan menyeluruh dibuat, mendapati bahwa Covid-19 BUKAN Virus, tetapi suatu Rahasia yg sangat besar dibongkar, yg mana yg dikatakan virus itu adalah 1 Penipuan Global sangat besar. Yg terjadi sebenarnya, Penderita Covid-19 yg mati adalah di sebabkan oleh "Amplified Global 5G Electro magnetic Radiation (Poison)";."; (Salinan narasi selengkapnya di bagian CATATAN).
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Covid-19 Adalah Bakteri yang Terpapar Radiasi, Sumber: Kementerian Kesehatan Rusia
Hoaks daur ulang. Sebelumnya narasi serupa pernah muncul dan mengatasnamakan Kementerian Kesehatan Italy. Dikutip dari situs Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), who.int, penyakit Coronavirus (Covid-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus korona…
[SALAH] "Italia mengalahkan COVID-19 "Koagulasi intravaskular diseminata" (Trombosis)"
Penyebab utama kematian pasien COVID-19 adalah karena kegagalan pernafasan, BUKAN karena Trombosis.
[SALAH] Video "Kisah pilu dari ITALY IBU nya meninggal pasien COVID-19"
Tidak ada bukti bahwa Ibu anak itu meninggal karena COVID-19. Anak di video tersebut berbahasa Spanyol bukan Italia. Video itu juga telah beredar secara online sebelum Italia melaporkan korban kematian pertama akibat COVID-19 pada tanggal 21 Februari 2020.
[SALAH] Video "Obat COVID-19 Telah Ditemukan dan Siap Disebarkan ke Seluruh Indonesia"
Hasil Periksa Fakta Riski Maulana (Anggota Komisariat MAFINDO BSI) Video tersebut merupakan konferensi pers Hery Sutanto selaku Commercial Director PT Dexa Medica mengenai pemberian donasi obat-obatan dan APD, bukan pengumuman mengenai penemuan obat COVID-19.