✕HoaxIndonesian

[SALAH] Cuci Hidung dengan NaCl 0,9% dapat Menghilangkan Virus dan Bakteri di Lubang Hidung

Fact-check by Satgas COVID-19 Hoax BusterPublished 2 min read

Archived here with a link to the original.

Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga). Informasi Palsu. Menurut Ahli Patologi, mencuci hidung dengan NaCl (larutan garam) memang dapat membersihkan bakteri namun tidak dapat membunuh virus secara langsung.

The claim

Cara Cuci Hidung Membersihkan Virus dan Bakteri di Lubang Hidung Cara Cuci Hidung Dengan NaCl 0.9% dan spuit 10cc Yang Bisa Teman-teman Lakukan Setelah Aktifitas Seharian di luar rumah. Teman juga bisa menggunakan air larutan garam 1% tapi garam non yodium atau garam kasar *video bersumber dari TikTok Memperlihatkan seorang laki-laki membilas hidung dengan larutan NaCl menggunakan spluit (alat suntik)

Rated Hoax by Satgas COVID-19 Hoax Buster.

What the fact-checkers found

Beredar postingan di Twitter oleh akun @mbahndi disertai dengan video yang bersumber dari akun TikTok @psikosomatikandri. Dalam video berdurasi 1 menit, akun @psikosomatikandri mempraktikkan cara membersihkan hidung dengan larutan NaCl (garam) menggunakan spluit 10cc, ia mengklaim bahwa cara tersebut dapat menghilangkan virus dan bakteri dalam lubang hidung.

Adapun tutorialnya yakni membilas hidung dengan NaCl menggunakan spluit 10cc, dilakukan di lubang hidung kanan sebanyak 2 kali dan kiri 2 kali. Treatment tersebut dapat diterapkan setelah aktivitas di luar rumah. Akun Twitter @mbahndi membenarkan klaim akun @psikosomatikandri, ia menambahkan larutan dapat diganti dengan larutan garam kasar non yodium sebanyak 1%.

Postingan yang berisi klaim bahwa larutan NaCl dapat membersihkan hidung dari virus dan bakteri, beredar di tengah pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia. Cara membilas hidung dengan larutan NaCl dimaksudkan untuk membunuh virus corona. Meski begitu, larutan NaCl tidak dapat membunuh virus yang masih hidup.

Dilansir dari kompas.com, Tonang Dwi Adryanyo, ahli patologi klinis di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta, menjelaskan bahwa larutan NaCl memang bisa membersihkan kotoran di lubang hidung, namun tidak dapat membunuh virus. Tonang menambahkan, larutan NaCl dapat membersihkan sel-sel virus yang sudah mati, namun tidak dapat membunuh virus yang masih hidup. “Yang bersih adalah virus-virus yang sudah mati dan sel-sel mati.

Virus yang masih hidup dalam sel tidak ikut terbersihkan," ungkapnya. Menurut penjelasan WHO di situs covid.go.id, membersihkan hidung secara teratur dengan larutan garam, bisa membantu orang pulih dari penyakit flu biasa, namun tidak bisa menyembuhkan infeksi pernapasan seperti penyakit COVID-19. Beberapa waktu lalu juga sempat beredar video menyesatkan yang mengklaim bahwa membersihkan hidung dengan cairan infus NaCl dapat menjadikan hasil tes swab negatif.

Hal ini telah dibantah oleh Pokja Molekuler dari Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS PatKLIn), dr Basti Andriyoko, menjelaskan bahwa larutan NaCl hanya dapat membersihkan permukaan luar seperti bekas luka dan membilas hidung. Tujuan membilas hidung agar bersih dari kotoran hidung seperti lendir dan kotoran yang padat. Cara pembilasan itupun harus dilakukan dengan pengawasan medis.

Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim akum @mbahndi dan @psikosomatikandri adalah HOAX dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan.

REFERENSI https://www.kompas.tv/amp/article/187668/videos/viral-cuci-hidung-nacl-diklai… https://www.kompas.com/tren/read/2021/05/25/073000465/-hoaks-cuci-hidung-deng…

Where it circulated

Original source: covid19.go.idOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message