✕HoaxIndonesian

[SALAH] Daftar Obat Terlarang BPOM (Kop Surat RS Siloam)

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 3 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

The claim

PENGUMUMAN

DAFTAR OBAT DILARANG

– SURAT KEPUTUSAN BADAN POM DIKUTIP DARI SURAT KEPUTUSAN BADAN

PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN BPOM) REPUBLIK INDONESIA

Dengan ini diberitahukan bahwa produk-produk berikut ini ” TIDAK BOLEH DIKONSUMSI ” oleh siapapun dalam wilayah hukum Republik Indonesia :

1. OBAT PARAMEX, PRODUKSI PT. KONIMEX

2. OBAT INZA, PRODUKSI PT. KONIMEX

3. OBAT INZANA, PRODUKSI PT. KONIMEX

4.LARUTAN CAP KAKI TIGA, PRODUKSI KINOCARE ERA KOSMETINDO.

5. OBAT CONTREX & CONTREXYN, PRODUKSI PT.TEMPO SCAN PACIFIC

6. HEMAVITON ENERGY DRINK, PRODUKSI PT.TEMPO SCAN PACIFIC

7. HEMAVITON ACTION, PRODUKSI PT. TEMPO SCAN PACIFIC

8. BODREX & BODREXYN, PRODUKSI PT.TEMPO SCAN PACIFIC

9. NATUR E, DIEDARKAN OLEH PT. WIGO HOSLAB

10. SUPER TETRA, DIEDARKAN OLEH PT. WIGO HOSLAB

11. STOP COLD, DIEDARKAN OLEH PT. WIGO HOSLAB

Alasan:

1. Jumlah Prosentase PPA-nya lebih dari 15%

2. Telah terjadi bencana kematian sebanyak 13 orang di Cianjur, 2 orang di Palangkaraya, 15 orang di

Palu, dan 20 orang di Jayapura karena meminum obat-obatan diatas.

3. Obat-obatan di atas mengandung racun yang amat berbahaya bagi produksi reproduksi tubuh

manusia dalam hal ini kualitas sperma dan kualitas sel telur.

4. Obat-obatan diatas tidak bisa dikembalikan ke distributor/pabriknya bila rusak Dan itu berbahaya

bagi pembeli yang mengkonsumsinya.

5. Obat-obatan itu telah diproduksi secara tidak higienis di pabrik-pabriknya.

Kepala Badan POM

Drs. H. Sampurno, M.B.A.

Rated Hoax by TurnBackHoax (MAFINDO).

What the fact-checkers found

Hoax lama yang kembali viral. Bantahan mengenai imbauan tersebut telah diterbitkan BPOM sejak 28 Oktober 2004. Di mana informasi mengenai penarikan atau larangan mengonsumsi 11 obat terlarang itu adalah tidak benar alias hoax. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI

“Info kn bt keluarga tercinta anda”…!

Dari penelusuran merdeka.com, Selasa (15/9), pesan ini sudah beredar sejak 2003 lalu. Pesan palsu ini menyebut sejumlah obat-obatan merek tertentu karena dianggap berbahaya. Tak hanya itu, imbauan ini juga mengklaim ada sejumlah orang meninggal dunia akibat mengonsumsinya.

Namun, pesan ini diperbaharui kembali dengan mencantumkan kop surat sebuah rumah sakit swasta. Hanya saja, nama Kepala BPOM masih menyebutkan dipegang oleh Drs H Sampurno MBA. Padahal, Sampurno sudah menanggalkan jabatannya sejak 2006 lalu.

Bantahan mengenai imbauan tersebut telah diterbitkan BPOM sejak 28 Oktober 2004. Di mana informasi mengenai penarikan atau larangan mengonsumsi 11 obat terlarang itu adalah tidak benar alias hoax. Berikut klarifikasinya:

“Sehubungan dengan adanya laporan atau keluhan masyarakat tentang beredarnya berita Surat Keputusan Kepala badan POM Palsu tentang Penarikan 10 Item Obat melalui e-mail yaitu:

Obat Paramex Produksi PT. Konimex

Obat INZA Produksi PT Konimex

Obat INZANA Produksi PT Konimex

Obat CONTREX & CONTREXIN Produksi PT. Tempo Scan Pasific

HEMAVITON ENERGY DRINK Produksi PT. Tempo Scan Pasific

HEMAVITON ENERGY DRINK Produksi PT. Tempo Scan Pasific

BODREX & BODREXIN Produksi PT. Tempo Scan Pasific

NATURE diedarkan oleh PT. WIGO HOSLAB

SUPER TETRA diedarkan oleh PT. WIGO HOSLAB

STOP COLD diedarkan oleh PT. WIGO HOSLAB

Dengan ini kami tegaskan bahwa pemberitaan tersebut TIDAK BENAR dan bersumber dari orang yang tidak bertanggung jawab.

Kami menghimbau kepada masyarakat agar hati-hati terhadap segala tindakan yang mengatasnamakan Badan POM untuk mencegah timbulnya hal-hal yang tidak diinginkan. Apabila masyarakat menghendaki atau memberikan infomasi, agar menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen Badan POM telepon 021-4263333, fax. 021-4244947 dan email : ulpk@pom.go.id.”

Where it circulated

web[dot]archive[dot]org/web/20190716172848/ https://www.facebook.com/photo.php?fbid=347880302795437&set=a.246081916308610… – Sudah dibagikan 4800 kali saat tangkapan layar diambil.

Sources and references

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message