✕HoaxIndonesian

[SALAH] Foto Akting Plandemi Kantong Mayat Palsu di India

Fact-check by Satgas COVID-19 Hoax BusterPublished 1 min read

Archived here with a link to the original.

Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia). Informasi yang salah. Foto tersebut diambil pada 27 Mei 2020 di Florida, Amerika Serikat yang mangambarkan seorang aktivis yang sedang membawa sebuah properti sebagai…

The claim

“FITNAH AKHIR ZAMAN.. Corona hanyalah stingan profaganda kafir dan munafik.. WASPADA TERHADAP SERANGAN AKTING PLANDEMI – part 4 apa kah mungkin 1 orang bisa bawa jenasah seseorang hanya dengan satu tangan saja seperti ini ? (Ini foto kejadian plandemi di india yg kata nya makan banyak korban beberapa bulan yg lalu)"

Rated Hoax by Satgas COVID-19 Hoax Buster.

What the fact-checkers found

Beredar informasi dari akun Facebook Asep Maulana berupa sebuah foto yang diklaim berlokasikan di India dan terlihat seseorang membawa jenazah dengan satu tangan seakan-akan hanyalah akting. Postingan tersebut disukai sebanyak 9 kali, dikomentari 1 kali, dan disebarkan kembali 21 kali. Berdasarkan penelusuran, foto yang serupa ditemukan pada website European Pressphoto Agency yang diambil pada 27 Mei 2020.

Pada deskripsi foto tersebut dijelaskan bahwa foto itu diambil pada saat demonstrasi di Miami, Florida, Amerika Serikat yang bertujuan untuk memprotes kebijakan Gubernur Florida dan Presiden Trump yang dianggap ceroboh dan kurang sigap dalam menangani pandemi Covid-19. Kantong mayat pada foto tersebut merupakan properti yang digunakan oleh demonstran yang menyimbolkan korban jiwa akibat Covid-19.

Melihat dari penjelasan tersebut foto orang membawa kantong mayat palsu di India adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

Where it circulated

Sources and references

Original source: covid19.go.idOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message