✕HoaxIndonesian

[SALAH] Foto Beberapa Jenazah Covid-19 di Bekasi

Fact-check by Satgas COVID-19 Hoax BusterPublished 1 min read

Archived here with a link to the original.

Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia) Faktanya, foto tersebut adalah beberapa jenazah Covid-19 di Myawaddy Township, Kayin State, Myanmar pada 15 Juli 2021.

The claim

“Innalilahi wa Inna ilaihi Raji’un. Semoga mereka yg terkena covid 19 langsung masuk surga tanpa dihisap. Dapet dari grup WhatsApp Besok Senin, Arafah Na-bi Hogwarts, Ciplukan Profesor, Soobin"

Rated Hoax by Satgas COVID-19 Hoax Buster.

What the fact-checkers found

Akun Twitter Bang nop® (@noval_aryadi) mengunggah foto beberapa jenazah Covid-19 beserta narasi ungkapan belasungkawa. Meskipun dalam unggahan tidak disebutkan lokasi peristiwa, pengunggah mengatakan bahwa foto tersebut diambil di Bekasi sebagai jawaban atas pertanyaan pada kolom balasan cuitan itu. Unggahan tersebut mendapat atensi sebanyak 219 suka, 49 retweet, dan 42 balasan. Berdasarkan hasil penelusuran, foto unggahan itu bukan diambil di Bekasi.

Foto asli dari cuitan tersebut ditemukan pada unggahan akun Facebook resmi media Myanmar bernama Khit Thit Media tanggal 15 Juli 2021. Foto yang diambil oleh CJ itu merupakan jenazah Covid-19 di Rumah Sakit Myawaddy Ice, Myanmar dan bernarasi sebagai berikut. “Ada kematian di Myawaddy karena COVID. Yangon, Juli 15 Ye Min Ye Min dari Aliansi Pekerja Thai-Burma (AAC) mengatakan terdapat 22 kematian akibat COVID pada 15 Juli di Myawaddy Township, Kayin State.

“Dewan militer telah memalsukan informasi tentang jumlah korban tewas 22 orang di Myawaddy di perbatasan Thailand hari ini," tulis Ye Min di media sosial. Foto: Mayat hari ini dari RS Myawaddy. Foto-CJ." Sebagai tambahan, mengutip dari Reuters, ratusan lebih jenazah dibawa setiap hari untuk dimakamkan di Myanmar saat gelombang baru Covid-19 melanda negara itu.

Laporan dari berbagai daerah di Myanmar menunjukkan jumlah kematian harian lebih tinggi dari yang diberitakan oleh kementerian kesehatan, yang mencapai rekor 145 kematian pada hari Rabu (14/7). Dari berbagai fakta di atas, unggahan akun Twitter Bang nop® (@noval_aryadi) dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan.

Where it circulated

Sources and references

Original source: covid19.go.idOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message