[SALAH] Foto "Presiden Joko Widodo di depan jenazah"
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Foto tahun 2019 dan TIDAK terkait dengan wafatnya Ibu Sudjiatmi Notomihardjo, Ibunda Presiden Joko Widodo, pada hari Rabu, 25 Maret 2020. Foto itu diambil saat Jokowi melayat ke rumah duka Ketua Umum Seknas Jokowi, M Yamin pada 23 Maret 2019.
“Nderek belo sungkowo pak jokowi
suwargo langgeng kagem keng ibu mugi khusnul khotimah aminnnnn”
yang jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia: “Ikut berbela sungkawa Pak Jokowi, semoga surga yang kekal untuk ibu. Semoga khusnul khotimah”
Berdasarkan hasil penelusuran, foto yang diunggah oleh sumber klaim tidak ada kaitannya dengan wafatnya Ibu Sudjiatmi Notomihardjo, Ibunda Presiden Joko Widodo, pada hari Rabu, 25 Maret 2020.
Foto itu diambil saat Jokowi melayat ke rumah duka Ketua Umum Seknas Jokowi, M Yamin pada 23 Maret 2019.
Jokowi yang saat itu masih menjadi calon presiden menyempatkan diri takziah sebelum menghadiri deklarasi dukungan dari alumni perguruan tinggi dan SMA Jogja yang digelar di Stadion Kridosono pada Sabtu (23/3/2019) pagi.
M Yamin, yang juga menjabat sebagai Ketua TKN Relawan Seknas Jokowi, meninggal dunia di RS Majalengka. Jenazah dari suami mantan wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu ini dibawa ke rumah duka di Pugeran, Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta.
“Ya, saya dapat kabar Mas Yamin baru perjalanan darat dengan rombongan menuju Yogyakarta untuk mengikuti acara Alumni Jogja Satukan Indonesia namun dalam perjalanan mengalami serangan jantung. Sudah dibawa ke rumah sakit namun Tuhan berkehendak berbeda,” kata Suprianto Antok kawan dekat Almarhum M Yamin melalui pesan WhatsApp kepada IDN Times, Sabtu (23/3/2019) sore.
Sementara itu, Presiden Jokowi memberikan keterangan pers mengenai meninggalnya sang ibunda, Sudjiatmi Notomihardjo. Di kediaman Ibu Noto di Banjarsari, Solo, Jokowi menjelaskan sang ibu meninggal karena sakit kanker.
“Ibunda Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia.Ibu sudah 4 tahun menderita sakit yaitu kanker. Sudah berobat, berusaha, berikhtiar ke RSPAD Gatot Subroto tapi Allah sudah menghendaki,” kata Presiden Jokowi di lokasi, Rabu (25/3/2019) malam.
Selain itu, juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengatakan Jokowi telah meminta para anggota Kabinet Indonesia Maju lainnya tetap di Jakarta dan fokus bekerja. Sebab, pemakaman ibunda Jokowi akan digelar secara internal. Karena itu, hanya Mensesneg Pratikno dan Seskab Pramono Anung yang mendampingi di Solo.
“Atas arahan Bapak Presiden Joko Widodo, bahwa pemakaman almarhumah Ibunda akan dilaksanakan secara internal dan para anggota Kabinet Indonesia Maju berserta jajaran tetap bekerja di Jakarta dan fokus pada tugas masing-masing. Mohon doa ikhlas kepada almarhumah,” tuturnya.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tidak hadir ke pemakaman Ibunda Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo.
Where it circulated
https://perma.cc/9A5J-3D98 (Arsip)
Sources and references
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Foto "Penguburan Jenazah Ibu Kandung Presiden Joko Widodo Meninggal Dunia karena Serangan Virus Corona"
BUKAN foto prosesi pemakaman Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo. Foto itu adalah proses pemakaman jenazah suspect Corona di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat pada 26 Maret 2020.
[HOAKS] Anggota KPU Dapat Ancaman Dibunuh jika Tak Menangkan Jokowi
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. KOMPAS.com – Belum lama ini beredar kabar yang beredar di media sosial yang menyebutkan bahwa ada ancaman terhadap komisioner Komisi Pemilihan Umum terkait Pemilihan Presiden 2019.
Jokowi : Masa depan akan dilanda dengan perang teknologi
Ancaman perang teknologi ini pun sudah dinyatakan berbagai kalangan di dunia, mulai dari kalangan pengusaha hingga Perserikatan Bangsa-Bangsa.
(DISINFORMASI) Surat Terbuka KM ITB
Surat yang telah viral di media sosial tersebut telah ditanggapi oleh perwakilan Keluarga Mahasiswa ITB (KM ITB). Yehezkiel David P, yang mengatasnamakan Kongres KM ITB, mengatakan, surat yang tersebar di media sosial tersebut sejatinya baru berupa draf dan…