[SALAH] Foto "Seorang gadis asal Arab Saudi meninggal dunia, setelah berhasil menghafal 30 juz Alquran"
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
BUKAN asal Arab Saudi. Foto gadis itu diketahui merupakan Aisyah Bahar, 23 tahun, perempuan asal Makassar, Sulawesi Selatan yang meninggal pada Kamis, 04 Januari 2018. Aisyah merupakan alumni mahasiswa Peternakan Universitas Hasanudin Makasar.
“Seorang gadis asal Arab Saudi meninggal dunia, setelah berhasil menghafal 30 juz Alquran. Gadis 15 tahun itu itu meninggal sehari sebelum ia mendapatkan penghargaan dari sekolahnya karena berhasil menghafal seluruh isi Alquran. Sebelum wafat, gadis yang berasal dari Ibukota Riyadh itu mengatakan kepada orang tuanya, bila hafalan 30 juz Alquran adalah mahkota yang ingin diberikan di atas kepala kedua orang tuanya.Sejatinya, Rabu (9/5) kemarin, ia bakal mendapat penghargaan atas prestasinya tersebut. Tapi, Selasa sore ia dilarikan ke rumah sakit karena demam tinggi dan sekujur tubuhnya mati rasa, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.”
Berdasarkan hasil penelusuran Tim CekFakta Tempo, klaim disertai foto gadis asal Arab Saudi yang meninggal dunia setelah berhasil menghafal 30 juz Al Quran merupakan konten yang salah.
Faktanya, bukan asal Arab Saudi. Foto gadis itu diketahui merupakan Aisyah Bahar, 23 tahun, perempuan asal Makassar, Sulawesi Selatan yang meninggal pada Kamis, 04 Januari 2018. Aisyah merupakan alumni mahasiswa Peternakan Universitas Hasanudin Makasar.
Dilansir dari Tempo, untuk memverifikasi klaim tersebut, Tim Cek Fakta Tempo mula-mula menelusuri foto gadis yang menjadi berita pada tautan tersebut dengan reverse image tool Google dan Yandex. Hasilnya ditemukan, foto tersebut identik dengan foto Aisyah Bahar, 23 tahun, gadis asal Makassar, Sulawesi Selatan yang meninggal pada Kamis, 04 Januari 2018.
Dilansir dari Solopos, Aisyah Bahar merupakan alumni mahasiswa Peternakan Universitas Hasanudin Makasar. Ia meninggal dunia pada Kamis, 4 Januari 2018 di kediamannya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Menurut pengakuan ayah Aisyah, Andi Bahar Jufri, sebelum meninggal, putrinya sempat salat malam dan makan sahur untuk berpuasa sunah Senin-Kamis. Bahkan saat waktu Subuh Aisyah menyempatkan diri pergi ke masjid. Sepulang dari masjid, Aisyah mengaji, saat itulah Aisyah meninggal dunia di hadapan ayahnya.
Dikutip dari Liputan6, Aisyah Bahar akrab disapa Ica itu tercatat sebagai mahasiswa Universitas Hasanuddin angkatan 2012. Ia telah dinyatakan lolos CPNS tahun 2017 dan diterima bekerja di Laboratorium Reproduksi Ternak Universitas Hasanudin Makasar. Sebelum meninggal, Aisyah sempat mengeluh sakit di bagian kepalanya.
“Sudah kita bawa ke dokter tapi tidak ada diagnosa apa-apa,”kata Andi Bahar Jufri ayah dari Aisyah Bahar.
Where it circulated
https://archive.ph/hes2B (Arsip)
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Pesan berantai Teresia Fidalgo
”Beberapa tahun yang lalu, sebuah pesan berantai dari Teresa Fidalgo dengan pesan meminta orang yang menerima untuk mengirimnya kembali ke 20 orang lain atau akan mendapat kemalangan.
[SALAH] “Indonesia Baru Mengetahuinya”; (kasus Wilfrida Soik)
Peristiwa di 2013 yang diangkat kembali, “Organisasi yang peduli advokasi TKI, Migrant Care menyatakan sangat menyesalkan klaim capres Prabowo Subianto tentang pembebasan Wilfrida Soik, yang dinilainya sebagai buah karyanya secara eksklusif.”.