[SALAH] Gambar "Seruan Siaga 1 Majelis Ulama Indonesia"
Archived here with a link to the original.
What the fact-checkers found
Hoaks lama beredar kembali. Pada 24 Mei 2020 Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid menegaskan seruan tersebut ialah hoaks atau berita bohong. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
Kategori: Konten Tiruan
Akun Facebook Ghofartrans Ghofar (fb.com/ghofartrans.ghofar) pada 16 Juni 2021 mengunggah sebuah gambar surat dengan kop Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang isinya seruan agar para ulama dan kiai berhati-hati dengan rencana Rapid Test Covid-19 dengan narasi sebagai berikut: “Tolong di sebarluaskan pada sedulur" dan teman" kita semua agar tidak ada lagi yg kena korban yg namanya korola,semua itu adalah modus untuk kepentingan pribadi negara lain" Isi surat selengkapnya di bagian CATATAN Sumber: https://bit.ly/3AemIL3 (Arsip)
PENJELASAN Berdasarkan hasil penelusuran, adanya gambar surat dengan kop Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang isinya seruan agar para ulama dan kiai berhati-hati dengan rencana Rapid Test Covid-19 adalah konten palsu. Faktanya, gambar ini merupakan hoaks lama beredar kembali. Pada 24 Mei 2020 Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid menegaskan seruan tersebut ialah hoaks atau berita bohong.
Pada 25 Mei 2020, gambar yang sama sudah pernah diperiksa faktanya di artikel berjudul [SALAH] Surat “Seruan Siaga 1" Majelis Ulama Indonesia yang terbit disitus turnbackhoax.id. Dilansir dari artikel ini, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid menegaskan seruan tersebut ialah hoaks atau berita bohong. Dia menjelaskan pihaknya tidak pernah mengeluarkan pengumuman tersebut.
“Itu pasti hoaks, karena MUI tdk pernah mengeluarkan pemberitahuan seperti itu," kata Zainut saat dihubungi merdekacom, Minggu (24 Mei 2020). Dia juga menjelaskan surat tersebut tidak sesuai dengan kop standar MUI. Serta tutur bahasanya pun tidak sesuai standar MUI. Selain itu, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Informasi dan Komunikasi, Amirsyah Tambunan mengatakan seruan itu adalah hoaks.
“Itu berita hoaks yang sangat tidak masuk akal," kata Amirsyah kepada Tempo, Ahad malam, 24 Mei 2020." REFERENSI
https://turnbackhoax.id/2020/05/25/salah-surat-seruan-siaga-1-majelis-ulama-i…
https://www.merdeka.com/cek-fakta/cek-fakta-hoaks-surat-mui-agar-ulama-hati-h… CATATAN Isi surat: “MAJELIS ULAMA INDONESIA Jalan Proklamasi No.51, Menteng, Jakarta Pusat Hal : Seruan Siaga 1 PEMBERITAHUAN Assalamu a’laikum Warahmatulahi Wabarakatuh Kami selaku Sekertaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.
Dengan ini menyerukan kepada seluruh MUI Propinsi, Kabupaten, dan Kota Agar berhati-hati dan Waspada dengan di adakannya Rapid Test Covid – 19 terhadap para Ulama, Kyai, dan Ustadz di seluruh Indonesia. Kami serukan bahwa rencana Test Corona ini adalah modus operandi dari Pki atas perintah Negara Komunis China untuk menghabisi para tokoh agama Islam baik di Indonesia maupun di Negara muslim lain. Oleh karena itu kita akan tolak niat mereka yang kelihatan baik.
Tapi di dalamnya ada misi yang sangat jahat dan licik! Kita banyak belajar dari pengalaman Kita banyak belajar dari pengalaman sejarah para Ulama dan para Kyai kita di tahun 1948 dan 1965, di mana para tokoh agama kita sering di tipu oleh muslihat Pki. Kalau kita melakukan Rapid Test Covid 19, kita akan dinyatakn Positive, lalu kita akan di Karantina, kita akan di Suntik dengan dalih pengobatan, padahal kita di suntik racun, meninggal dan langsung di kuburkan.
Kita sudah terbiasa hidup sehat. Dan para Santri pun dari dulu sudah terbiasa hidup Lockdown. Satu hal juga kepada semua orang tua, jika pemerintah melakukan suntik imunisasi untuk anak-anak sampal umur 18 tahun dengan dalih untuk imunisasi Corona, agar di tolak, baik itu di lingkungan sekitar rumah, sekolah, dan tempat-tempat lain. Cermat, Waspada, dan berhati-hati.
Karena umat muslim sedang di dzolimi oleh pihak-pihak Komunis yang berlindung dalam wadah kekuasaan pernerintahan. Sekian dan terima kasih Wassalamu a’laikum Warahmatulahi Wabarakatuh Jakarta 03 April 2020 Sekertariat MUI Pusat."
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Surat Edaran Penolakan Rapid Test Majelis Ulama Indonesia
Hasil Periksa Fakta Rizki Abdul Aziz (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia). Surat edaran tersebut palsu. MUI melalui Wasekjen Bidang Informasi dan Komunikasi MUI mengatakan surat tersebut hoaks dan tidak masuk akal.
[SALAH] Surat Edaran MUI tentang Rapid Test bagi Para Tokoh Agama Islam
Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia) Informasi yang salah. Faktanya, Komisi Informasi dan Komunikasi (Infokom) MUI mengkonfirmasi bahwa surat tersebut merupakan pesan hoax dan tidak sesuai…
[SALAH] Surat "Seruan Siaga 1" Majelis Ulama Indonesia
Surat PALSU. BUKAN rilis dari MUI, Wasekjen Bidang Informasi dan Komunikasi MUI: “Itu berita hoaks yang sangat tidak masuk akal". Selengkapnya di bagian Penjelasan dan Referensi. Kategori Konten Palsu. Sumber Pesan berantai WhatsApp.
[SALAH] “Ternyata Sebenarnya Mereka Tentara Cina yang Nyamar”
Peristiwa di 2016, detik.com: “Dikira Tentara China, Ini Identitas Pekerja Kereta Cepat yang Ditangkap TNI AU”. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.