[SALAH] HASIL PENYADAPAN MABES POLRI tentang RENCANA DENSUS 88 UTK MELAKUKAN PENANGKAPAN PERWIRA TNI AKTIF
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Melalui akun terverifikasi, Divisi humas Polri membantah broadcast informasi tersebut. Informasi yang mengatasnamakan Wakadensus 88, Brigjen Pol Martinus Hukom, S.I.K, M.H., adalah Tidak Benar/ HOAX. Karena Brigjen. Pol. Marthinus Hukom, S.I.K., yang saat ini menjabat Waka Densus 88 AT Mabes Polri Tidak pernah mengirimkan pesan tersebut.
“*IJIN MELAPORKAN HASIL PENYADAPAN MABES POLRI* tentang *RENCANA DENSUS 88 UTK MELAKUKAN PENANGKAPAN PERWIRA TNI AKTIF*
*Kpd Yth Dansatgassus*
*Dari Kadensus 88.*
Perihal : Rencana penangkapan beberapa *Perwira TNI AD aktif* terkait informasi penembakan beberapa tokoh diantaranya Jendral (purn) Hendropriyono dan Komjen (purn) Drs. Goeris Mere.
Sehub dgn reff tsb diatas diperintahkan kpd Satgasus utk :
1. Senantiasa berkoordinasi dengan Spamad dan puspomad agar tidak terjadi kesalahpahaman antar institusi. Setelah ditangkap agar segera diserahkan ke Puspomad
2. Senantiasa memberikan jukrah kpd seluruh anggota yang terlibat, utk bertindak, bertutur kata dgn menggunakan etika kesopanan mengingat dengan adanya kejadian Cilacap anggota TNI AD menjadi sensitif.
3. Khusus anggota aktif dari Kopassus dan Taipur Kostrad agar penangkapan dilaksanakan diluar Ksatrian mereka untuk mencegah bentrok jiwa korsa. Utamakan bujukan secara persuasif.
4. Berikan Tindakan atau sanksi yg tegas untuk anggota yang bertindak diluar SOP karena dapat merusak hubungan sinergitas yang sudah baik antara TNI dan Polri.
5. Terimakasih utk dilaksanakan.
,
*Wakadensus 88.*
Brigjen Pol Martinus Hukom, S.I.K, M.H
*Analisa:*
*Polisi mulai bertindak keluar batas dengan dilakukannya upaya penagkapan perwira aktif TNI*
*Peristiwa penangkapan Purnawirawan dan Cilacap adalah test case terhadap reaksi dan soliditas intern TNI*”
Beberapa sumber :
1. http://archive.fo/nxSlR – Akun Putri Nurul Aisyah ( facebook.com/putrinurul.aisyah.543 ) dibagikan ke grup Ar Rayyah Cyber News ( facebook.com/groups/1689266701092018 )
2. http://archive.fo/W0mJr – Akun Siti Aisyah ( facebook.com/profile.php?id=100003830649499 )
Melalui akun terverifikasi miliknya, Divisi humas Mabes Polri membantah informasi tersebut.
Berikut klarfikasi lengkap seperti yang dimuat di akun facebook dan instagram milik Divisi Humas Polri:
“*Be Smart Netizen*
Telah beredar broadcast Informasi dengan isi konten “HASIL PENYADAPAN MABES POLRI tentang RENCANA DENSUS 88 UTK MELAKUKAN PENANGKAPAN PERWIRA TNI AKTIF…” yang mengatasnamakan Wakadensus 88, Brigjen Pol Martinus Hukom, S.I.K, M.H., adalah Tidak Benar/ HOAX.
Waka Densus 88 AT Mabes Polri, Brigjen. Pol. Marthinus Hukom, S.I.K.;
1. Tidak pernah menempuh program pendidikan Magister Hukum dengan menyandang gelar M.H.,
2. Dalam penulisan ejaan nama “Martinus” yang tercantum dalam Broadcast tersebut tidak sesuai, ejaan yang sesuai/ Benar adalah “Marthinus”.
3. Brigjen. Pol. Marthinus Hukom, S.I.K., yang saat ini menjabat Waka Densus 88 AT Mabes Polri Tidak pernah mengirimkan pesan tersebut.
*Saring Sebelum Sharing*
#StopHoax
#WakadensusKorbanHoax “
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[salah] densus 88 mengamankan terduga teroris di bali
Kabar yang menyebutkan telah terjadi penangkapan terduga teroris oleh tim Densus 88 di Bali adalah keliru. Dilansir dari merdeka.com, dan kumparan.com, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose menegaskan bahwa penangkapan yang terjadi di Jl Gandapura lll…
[SALAH] Penangkapan Terduga Teroris di Wilayah Desa Rumah Tiga
Postingan ini berisi klarifikasi yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian, mengenai dengan munculnya pemberitaan yang mengklaim bahwa telah terjadi penangkapan seorang anggota teroris di wilayah Desa Rumah Tiga oleh tim Densus 88 Anti Teror.
[HOAKS] Densus 88 Tangkap Perwira TNI
[FAKTA] Rekrutmen Prajurit Perwira Mabes TNI
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini benar. KOMPAS.com – Beredarnya informasi mengenai rekrutmen perwira prajurit Mabes Tentara Nasional Indonesia (TNI) di sejumlah grup percakapan WhatsApp dipastikan benar.